PAP Smear, Metode Membantu Deteksi Kanker Serviks

- Rabu, 22 September 2021 | 07:12 WIB
PAP Smear. (foto: Alomedica)
PAP Smear. (foto: Alomedica)

PAP Smear hanya bisa dikonsulasikan pada dokter spesialis kandungan dan kebidanan.

Dilansir dari Instagram resmi Yayasan Kanker Indonesia (@yayasankankerid) PAP Smear dilakukan tiap 3 tahun sekali pada wanita umur 21 tahun ke atas.

Sementara wanita usia 30-65 dilakukan tiap 5 tahun sekali bila hasil tes normal.

Bagi wanita yang berisiko tinggi terkena kanker rahim tidak dianjurkan melakukan pemeriksaan IVA dengan ciri-ciri

1. Penderita HIV

2. Memiliki kekebalan tubuh lemah

3. Menunjukan hasil abnormal (lesi prakanker) pada pap smear sebelumnya

4. Pengguna obat Dietilstilbestrol (DES)

Pada proses pemeriksaan PAP Smear, dokter akan memasukan alat spekulum untuk membuka vagina untuk mengambil sample di leher vagina.

Setelah berhasil mengambil cairan sample akan diperiksa di laboratorium, hasil tes tersebut bisa diketahui pada hari selanjutnya.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Dia Manfaat Buah Nangka bagi Kesehatan

Sabtu, 4 Desember 2021 | 23:24 WIB
X