Makanan Tambahan Sering Diabaikan Peternak Kambing, Praktisi: Kandang Saja Tak Diperhatikan

- Selasa, 21 September 2021 | 07:00 WIB
Peternakan kambing. (dokumentasi)
Peternakan kambing. (dokumentasi)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Ternak kambing di peternakan tradisional dipelihara dengan manajemen yang sangat minimalis.

Itulah penilaian seorang praktisi hewan besar drh. Mukhlas Yasi Alamsyah ditemui Selasa 21 September

"Kandang saja tidak diperhatikan, apalagi kebutuhan pakan. Peternak biasanya memberikan rumput hijauan atau daun daunan sebagai pakan utama. Jarang diberikan makanan tambahan, kalaupun ada hanya diberikan bekatul," kata dia.

Untuk pakan ditambahkan konsentrat, bekatul dan lainnya.

Baca Juga: Pelaku Industri dan Buruh Minta Pemerintah Batalkan kenaikan Cukai Rokok

Alhasil, ternak kambing kurang begitu optimal baik secara produksi maupun reproduksi.

Kenaikan berat badan harian tidak optimal, jumlah anak per kelahiran juga tidak optimal.

"Bahkan beberapa induk melahirkan anak dengan jumpai satu hingga dua saja dan kondisi fisik kurang bagus," kata Mukhlas YA.

Asupan mineral pada peternak kambing/domba tradisional sangat rendah.

Baca Juga: Pelaku Industri dan Buruh Minta Pemerintah Batalkan kenaikan Cukai Rokok

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Olah Raga yang Tren Selama Pandemi Covid-19

Jumat, 31 Desember 2021 | 11:25 WIB

Ini Khasiat Buah Naga untuk Redakan Batuk dan Flu

Selasa, 28 Desember 2021 | 21:29 WIB
X