Karies Jadi Momok, Dokter Gigi Didorong Berinovasi

- Selasa, 21 September 2021 | 06:55 WIB

Event yang dilaksanakan setiap tiga tahun sekali ini antara lain diisi agenda seminar, pengabdian masyarakat, hands on, kegiatan ketrampilan, kongres, dan kolegium konservasi gigi.

"Pandemi tidak menyurutkan semangat kami untuk tetap mengembangkan diri dalam keilmuan konservasi gigi terkini," katanya.

Pada agenda TINI ke-V, pembicara yang dihadirkan berasal dari dalam dan luar negri.

Para pembicara merupakan pakar di bidang konservasi gigi, lintas bidang keilmuan, dan klinisi.

Terdapat lebih dari 100 narasumber short lecture yang mempresentasikan tentang keilmuan lainnya.

"Mereka memberikan edukasi kepada lebih dari ratusan masyarakat umum melalui pengabdian masyarakat secara virtual, serta lebih dari 20 kelas kegiatan ketrampilan," paparnya.

Panitia event, Prisca Bernadeti mengatakan pada TINI V tahun ini diikuti oleh 1.142 peserta dengan 20 seri webinar.

Kegiatan juga diisi dengan pameran produk alat kesehatan gigi melalui website ikorgitini.com atau digelar secara virtual.

Panitia memberikan teknologi Analytic Intelligence di mana para vendor dental supplier bisa memiliki data pengunjung booth beserta produk-produk vendor dental supplier yang diminati oleh peserta.

"Temu ilmiah kali ini juga memberikan sistem Flash Sale untuk membantu meningkatkan penjualan produk kedokteran gigi yang ditawarkan oleh vendor dental supplier. Dengan cara seperti ini, para vendor dental supplier mempunyai bank data untuk meningkatkan penjualan mereka secara online," ujar Prisca.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Osteoporosis Turunkan Produktivitas Perempuan

Selasa, 7 Desember 2021 | 21:08 WIB

Ini Kebiasaan yang Menyebabkan Otak Menjadi Lambat

Selasa, 7 Desember 2021 | 07:02 WIB

Tujuh Obat Alami Ini Ampuh Atasi Sariawan

Minggu, 5 Desember 2021 | 23:24 WIB

Ini Dia Manfaat Buah Nangka bagi Kesehatan

Sabtu, 4 Desember 2021 | 23:24 WIB
X