Pelaku Kuliner Salatiga Dilatih Pemasaran Digitalisasi, Dukung Kota Kreatif Gastronomi Dunia

- Jumat, 3 September 2021 | 09:12 WIB
Wali Kota Salatiga Yuliyanto memberikan pembinaan kepada pelaku kuliner yang mendapat pelatihan digitalisasi pemasaran. (suaramerdeka.com / Surya Yuli P)
Wali Kota Salatiga Yuliyanto memberikan pembinaan kepada pelaku kuliner yang mendapat pelatihan digitalisasi pemasaran. (suaramerdeka.com / Surya Yuli P)

Wali Kota berharap kerja sama semua pihak untuk mendukung kemajuan Kota Salatiga baik dari sisi UMKM, pariwisata, dan lainnya.

''Periode 2011-2016 Pemkot miliki program pemberdayaan 1.000 UMKM. Kemudian meningkat menjadi 20 ribu lebih UMKM di periode kedua kepemimpinan kammi. UMKM yang menggeluti kuliner menyentuh angka 5.000 lebih. Ini potensi sangat besar sekali mendukung pertumbuhan ekonomi,'' ungkap Yuliyanto.

Sementara itu, Wiwid, perajin aneka kripik dari Kelurahan Tegalrejo mengaku baru sekali mengikuti pelatihan pemasaran digital dan merasa senang mendapat pengetahuan baru.

Selama ini jualan hanya lewat fb dan ig. Sebelum pandemi omzet usaha mencapai Rp 10 juta/bulan.

Sekarang ini baru menyentuh angka Rp 5 juta/bulan.

Dia memiliki dua karyawan dan jenis produk yang dihasilkan adalah steak sayuran seperti brokoli, kripik pare pegagan, keripik jamur, dan beberapa produk lainnya.

Konsumennya dari luar kota dan dikemas ulang dan diberi merk sendiri. Adapu konsumen toko oleh-oleh saat ini macet karena pandemi.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berburu Kopi Hingga Ke Solo, Rugi Bila Belum Mencoba Ini

Selasa, 22 November 2022 | 17:44 WIB
X