Aku Pintar Hadirkan Digitalisasi Pelaporan KBM Gratis

Red
- Rabu, 23 September 2020 | 05:46 WIB
Tim Aku Pintar Indonesia (kiri) memperlihatkan cara penggunaan aplikasi. (suaramerdeka.com / dok)
Tim Aku Pintar Indonesia (kiri) memperlihatkan cara penggunaan aplikasi. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) diwajibkan memberlakukan kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Dalam KBM guru dituntut memberikan laporan sebagai bukti bahwa KBM telah dilaksanakan. Hal ini dilakukan agar pihak sekolah dapat mengawasi setiap KBM agar sesuai dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).

Namun dalam praktiknya, pelaporan KBM yang dilakukan oleh guru saat ini masih secara manual. Setiap guru perlu merekap KBM mereka seusai sesi pertemuan dan mengirimkannya ke pihak sekolah secara manual juga.

PT Aku Pintar Indonesia, menyadari perlunya digitalisas di dalam KBM terutama proses pelaporan kepada pihak sekolah serta penjadwalan. Menjawab kebutuhan tersebut, pada September 2020, Aku Pintar menghadirkan sebuah aplikasi berbasis web khusus bagi pihak sekolah yakni Aku Pintar Sekolah (APSekolah) yang dapat men-digitalisasi proses laporan kegiatan KBM, bisa digunakan gratis.

“Kami menyadari perlunya digitalisasi pelaporan KBM di masa pandemi ini. Melalui APSekolah, baik guru maupun pihak sekolah dapat mengevaluasi proses KBM yang sedang berjalan. Digitalisasi ini juga membuat segala proses KBM dapat dipantau secara real-time," ujar Chief Executive Officer Aku Pintar, Lutvianto Pebri Handoko dalam siaran persnya Rabu (23/9).

Untuk memanfaatkan fitur dalam APSekolah, pihak sekolah wajib membuat akun di APSekolah melalui https://akupintar.id/apsekolah-register dan setiap sekolah hanya dapat membuat satu akun.

Setelah membuat akun, pihak sekolah dapat menambahkan guru dan siswa yang tergabung dalam sekolah tersebut yang datanya bisa didapatkan melalui dua cara. Yang pertama jika masing-masing guru dan siswa sudah terdaftar di Aku Pintar melalui aplikasi APGuru dan APSiswa maka secara otomatis akan muncul di database akun APSekolah.

Langkah selanjutnya, pihak sekolah dapat membuat kelas-kelas pembelajaran sesuai dengan mata pelajaran yang ada dan tingkatan kelasnya. Setelah itu, pihak sekolah dapat mengelola kelas dengan memasukkan guru yang bertanggung jawab kepada kelas serta siswa dari kelas tersebut.

Chief Technology Officer Aku Pintar, Prasetya Gilang Nuswantara menambahkan, "Penggunaan APSekolah mengintegrasikan akun APGuru dan APSiswa yang selama ini sudah hadir di dunia pendidikan. Guru yang telah memiliki akun di APGuru dapat secara otomatis terhubung di sistem APSekolah dengan memasukkan nama sekolah di profil akun," ujar Prasetya Gilang Nuswantara.

Manfaat APSekolah dapat dirasakan mulai dari Kepala Sekolah, Guru, maupun Murid atau Siswa. Pihak sekolah dapat mengetahui rekam data KBM baik yang sudah dan akan berlangsung, dan memudahkan guru dalam menjadwalkan KBM serta memudahkan siswa juga dalam melihat jadwal.

Halaman:

Editor: Andika

Tags

Terkini

Ini Cara Mudah Bikin Vlog lewat Smartphone

Kamis, 25 November 2021 | 19:20 WIB

HP Xiaomi 12X Siap Menjadi Smartphone Mini Super Canggih

Selasa, 23 November 2021 | 18:51 WIB
X