12 Klub Sepakat Ikuti European Super League, Abaikan Ancaman FIFA dan UEFA

- Senin, 19 April 2021 | 10:50 WIB
Foto: istimewa
Foto: istimewa

NYON, suaramerdeka.com - Ancaman FIFA dan UEFA nampaknya tak menghalangi 12 klub untuk berpartisipasi dalam Liga Super Eropa. Mereka pun mengeluarkan rilis di mana mereka sepakat dalam kompetisi tersebut. Dari Liga Inggris terdapat Manchester United, Manchester City, Liverpool, Arsenal, Chelsea, dan Tottenham Hotpur. Di Italia ada Juventus, AC Milan, dan Inter Milan. Lalu, ada Real Madrid, Barcelona, dan Atletico Madrid dari perwakilan Liga Spanyol.

Dalam keterangannya, pihak Real Madrid dalam keterangannya menyebut bahwa pembentukan Liga Super Eropa ini karena pandemi virus Corona sudah merusak perekonomian sepak bola.

"Pembentukan liga baru terjadi ketika pandemi global telah mempercepat ketidakstabilan model ekonomi sepakbola Eropa saat ini. Selama bertahun-tahun, klub pelopor bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan intensitas kompetisi Eropa yang ada dan, khususnya, untuk membuat turnamen yang mewadahi klub dan pemain terbaik dapat lebih sering bersaing satu sama lain," bunyi keterangan pers Madrid.

Rencananya Liga Super Eropa digelar pada musim 2023/2024 dan ESPN dalam laporan terbarunya menyebutkan, bank JP Morgan akan menanggung kompetisi ini dengan kucuran investasi sebesar 6 miliar dolar (sekitar Rp 87 triliun) agar Liga Super Eropa bisa berjalan. Kompetisi ini bakal melibatkan 20 klub. 15 di antaranya adalah anggota permanen kompetisi selama 20 tahun dan lima tim lainnya bakal dirotasi berdasarkan performa.

Juventus juga mengeluarkan pernyataannya yang berharap komposisi peserta segera terkumpul. "Klub telah setuju untuk bergabung dengan Liga Super Eropa dalam jangka panjang. Klub-klub top Eropa tambahan diharapkan untuk bergabung dengan proyek ini, mencapai kelompok inti hingga 15 anggota tetap yang akan dilengkapi oleh banyak klub setiap tahunnya berdasarkan proses penerimaan dengan menghasilkan 20 klub secara keseluruhan," tulis keterangan Juventus.

Wakil bos Manchester United, Joel Glazer, juga sudah bersuara dan menyatakan bahwa Liga Super Eropa bisa menjadi babak baru untuk sepak bola. "Dengan menyatukan klub dan pemain terhebat di dunia untuk bermain satu sama lain sepanjang musim, Liga Super akan membuka babak baru untuk sepakbola Eropa, memastikan kompetisi dan fasilitas kelas dunia, dan meningkatkan dukungan finansial untuk piramida sepakbola yang lebih luas," kata Joel Glazer dalam keterangan pers MU.

Sebagian besar klub peserta memuat rilis yang serupa dengan Madrid, MU, seperti halnya bunyi pernyataan Inter Milan. "FC Internazionale Milano bergabung dengan Liga Super sebagai Klub Pendiri bersama AC Milan, Arsenal FC, Atletico de Madrid, Chelsea FC, FC Barcelona, Juventus FC, Liverpool FC, Manchester City, Manchester United, Real Madrid CF, dan Tottenham Hotspur. Tiga klub lagi diharapkan untuk bergabung sebagai Klub Pendiri menjelang musim perdana, yang akan dimulai secepat mungkin."

Di sisi lain, klub-klub di Bundesliga Jerman sudah menyatakan menolak ikut serta. Peserta di Ligue 1 Prancis juga ikut menolak berpartisipasi. Liga Super Eropa ini dibangun beberapa Asosiasi Klub Eropa (ECA).  Wacana bergulirnya Liga Super Eropa sudah ditentang FIFA selaku asosiasi sepak bola dunia dan UEFA sebagai rumah untuk klub-klub di Eropa. Ancamannya tak main-main, klub dan pemain bisa dilarang tampil di kompetisi manapun sampai level tim nasional.

Editor: Andika

Tags

Terkini

Demi Jersey CR7, Fans Cilik Ini Kena Denda Rp 48 Juta

Senin, 15 November 2021 | 14:01 WIB

Chiellini Dibujuk Tampil di Piala Dunia 2022

Kamis, 15 Juli 2021 | 14:26 WIB

Piala Eropa 2020 Jadi Obat Italia Selama Pandemi

Selasa, 13 Juli 2021 | 15:58 WIB

Southgate Kutuk Pelecehan Rasis pada Pemainnya

Selasa, 13 Juli 2021 | 14:51 WIB
X