• KANAL BERITA

Konser Noah di De Tjolomadoe Berhasil Obati Rindu

KONSER NOAH: Vokalis Band NOAH, menunjukkan performanya pada konser Connected Universe di bangunan Bekas Pabrik Gula, De Tjolomadoe, Sabtu (30/6) malam. (Foto: suaramerdeka.com/M Ilham Baktora)
KONSER NOAH: Vokalis Band NOAH, menunjukkan performanya pada konser Connected Universe di bangunan Bekas Pabrik Gula, De Tjolomadoe, Sabtu (30/6) malam. (Foto: suaramerdeka.com/M Ilham Baktora)

MUSIKA | Entertainment - Semalam, grup fenomenal asal Bandung, Noah, mengobati kerinduan warga Solo. Kepulan asap menyeruak dan menutupi  panggung utama konser yang mengangkat tema Connected Universe itu. Kehadiran Ariel, Uki, Lukman, dan David menggetarkan panggung bernuansa modern-klasik di De Tjolomadoe, Sabtu (30/6) malam.

Ratusan penonton yang datang mulai mengikuti alunan  lagu yang dinyanyikan band yang sebelumnya bernama  Peterpan itu. Kegairahan penonton yang berjubel tetap terjaga di gedung bekas Pabrik Gula (PG) Colomadu.

"Ini pertama kalinya kami memberikan penampilan konser indoor di Kota Bengawan. Sebelumnya konser di Solo pernah dilakukan dengan konsep outdoor. Penampilan akan dibuat berbeda dari imajinasi yang telah dipikirkan jauh hari sebelumnya, sehingga Noah memuaskan penonton di bangunan bersejarah ini," kata vokalis, Ariel saat konferensi Pers di Hotel Alila, Solo.

Janjinya ia tepati saat berada diatas panggung, dengan memanfaatkan cahaya latar yang ditata seindah mungkin. Beberapa penonton menikmati lantunan lagu dengan nuansa sejarah yang dimiliki bangunan seluas 6,4 hektare itu.

Hidup Untukmu Mati Tanpamu merupakan lagu utama yang dinyanyikan band tersebut. Selanjutnya lagu Langit Tak Mendengar, dan Walau Habis Terang dilantunkan. Setelah itu, 12 nomor lagu yang telah disiapkan, juga menyihir penonton menikmati konser tersebut.

Tidak hanya NOAH, mantan vokalis Payung Teduh, Muhammad Istiqomah Djamad juga meramaikan konser tersebut. Dengan nama panggung barunya Is Pusakata, Is panggilan akrabnya membawakan lagu - lagu romantis yang sebelumnya menjadi top chart di beberapa tangga lagu di Indonesia.

Band Pembuka

Single lagu "Kehabisan Kata" yang baru dirilis sekitar April lalu juga dinyanyikan pria berambut ikal tersebut. Sebagai band pembuka, Is Pusakata dan The Panganans tak lupa membawakan lagu berjudul Akad yang diikuti penonton yang hadir. Aksinya mendapat tepuk tangan meriah dari penonton tersebut.

Sementara itu Hendi Gusman selaku Project Manager dari Retroactive menyatakan, tema Connected Universe diambil dengan harapan konser ini dapat menyatukan sahabat Noah dari berbagai daerah.

"Beberapa Sahabat Noah dari berbagai daerah memastikan hadir dalam konser tersebut. Tema Connected Universe berupaya menyatukan fandom Noah di Jawa Tengah," kata Hendi.

Sahabat Noah dari Semarang, Pekalongan, Brebes, Yogyakarta dan Solo serta daerah lain, terlihat ramai hadir pada konser tersebut. Daniel Raka mengatakan, cukup puas dengan kehadiran band tersebut ke Solo. "Konser Noah di Solo sudah lama tidak digelar. Maka dari itu kehadiran mereka di De Tjolomadoe merupakan hadiah bagi kami," kata Daniel.

Wegig Widiantoro dari Pekalongan mengaku konser itu memberikan sentuhan baru tahun 2018 ini. Dengan demikian, konser tersebut menjadi hiburan yang tidak biasa dengan mengandalkan suasana klasik paduan modern di PG Colomadu tersebut.


(M Ilham Baktora/CN41/SM Network)