• KANAL BERITA

Musisi Kelahiran "Kota Santri" Lasem Ramaikan Pasar Musik Religi 

Keluarkan Album Curahan Hati

Ekoda yang merilis mini album religinya. (Foto suaramerdeka.com/Asep Abdullah)
Ekoda yang merilis mini album religinya. (Foto suaramerdeka.com/Asep Abdullah)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Musisi pria pendatang baru kelahiran "Kota Santri" Lasem, Rembang, Ekoda meramaikan musik Indonesia, lewat mini album religi bertajuk "Curahan Hati" menjelang datangnya bulan suci Ramadan.

Mini album yang berisi lima lagu bergenre pop rock dengan lirik religius itu, resmi diluncurkan ke berbagai gerai musik digital seperti iTunes, Apple Music, Spotify dan YouTube. Pemilik nama lengkap Eko Dafid Afianto merilis mini album di Jakarta, Lasem, Solo Baru dan berbagai kota lain. Dia berharap lagu-lagu dengan tema keislaman  meramaikan pasar musik Indonesia. Apalagi belum lama ini sejumlah musisi terkenal, seperti Melly Goeslow dan Hedi Yunus merilis lagu religi menjelang Ramadan.

"Tahun-tahun lalu pernah buat single, tapi baru kesampaian rilis mini album menjelang Ramadan tahun ini. Semoga bisa jadi theme song saat Ramadan dan Idul Fitri," kata dia, Jumat (11/5).

Dalam album pertama Ekoda itu, berisi lima lagu, berjudul Muliakanlah Mereka, Cerminan Diri, Nikmatnya Berbuka Puasa, Berbagi Pangkal Kaya, dan yang terakhir tentang Idul Fitri, Takbir Kemenangan. Ekoda memberi tajuk albumnya Curahan Hati, karena beberapa lagu dalam album itu memang berisi ungkapan perasaan dari perjalanan hidup yang dirasakannya.

Hal tersebut tergambar pada salah satu single andalan berjudul Muliakanlah Mereka yang menceritakan betapa mulianya kedua orang tua dalam mendidik dan membesarkan anak-anaknya. Ekoda mendedikasikan lagu tersebut untuk kedua orang tuanya.

"Lagu ini terinspirasi dari bacaan doa Allahummaghfirlii waliwaalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiroo. Sudah sepatutnya anak memuliakan orang tuanya," akunya.

Seluruh lagu dalam mini album ini diciptakan dan diproduseri sendiri oleh Ekoda dengan melibatkan musisi-musisi muda berbakat seperti Gilang AK dan Joel Lasso untuk membuat aransemen musiknya. Drummer senior Rere (Grass Rock, Blackout) juga turut membantu mengisi permainan drum dalam album ini.

Sebelum memutuskan terjun ke dunia musik, nama dan wajah Ekoda ini lebih sering muncul di media membahas hasil survei politik, karena sehari-hari ia bekerja sebagai seorang konsultan politik nasional.

Ekoda menambahkan, mempunyai karya ciptaan sendiri dalam bentuk lagu merupakan cita-citanya yang tertunda. "Alhamdulillah saat ini bisa terwujud berkat support yang luar biasa dari istri dan anak-anak serta musisi-musisi yang saya kenal", ujarnya.

Sebelum membulatkan tekad memproduksi mini album religi ini, Ekoda justru terlebih dahulu menciptakan beberapa lagu anak, diantaranya adalah Semangat Ke Sekolah, Cerita Tentang Sahabat, dan Mari Kita Puasa yang dinyanyikan oleh TRIAL Sisters, grup vokal yang tidak lain adalah ketiga putrinya.

Ekoda menyadari, karyanya ini tentu belum sempurna, tapi ia berharap karyanya dapat bermanfaat dan menjadi inspirasi masyarakat. Khususnya bagi masyarakat Jateng.

"Khususnya bulan Ramadan yang penuh berkah. Apalagi saya yang asli Kota Santri, semoga bisa membuat musisi-musisi daerah muncul ke permukaan," terang dia.


(Asep Abdullah/CN26/SM Network)