• KANAL BERITA

Kisah Pidi Baiq dan The Panasdalam Diangkat ke Layar Lebar

Foto suaramerdeka.com/dok
Foto suaramerdeka.com/dok

BANDUNG, suaramerdeka.com - Kehidupan The Panasdalam diangkat ke layar lebar. Cerita unik tentang band indie yang dipimpin Pidi Baiq, sutradara Dilan 1990 yang juga menjadi simbol perlawanan di era Soeharto itu bakal menjadi kekuatan film tersebut mulai produksi pada Juli mendatang.

Adalah 69 Production dan Bianglala Production yang mewujudkan kisah kehidupan mahasiswa seni rupa ITB medio 1995 hingga reformasi 1998 yang diwarnai banyak cerita jenaka itu. Semuanya dikemas dalam film bertajuk, "Koboy Kampus: Understanding The Panasdalam".

Proses syukuran akan produksi film baru itu digelar di Bandung, Rabu (9/5) malam. The Panasdalam Band sempat unjuk gigi dengan menggelindingkan sejumlah lagunya. Suasana juga cukup riuh dengan cerita Pidi Baiq dan kawan-kawannya termasuk cerita-cerita khusus di balik lagu-lagu yang diciptakannya.

Produser Eksekutif, Rois Sunandar menyebut ini adalah gawe pertama dari 69 Production. Sebelumnya, pihaknya bergelut di sektor pertambangan. Meski anyar, dia pasang target tinggi. "Saya harap bisa lebih baik dari Dilan 1990," katanya.

Sedangkan Produser Bianglala Production, Sekar Ayu Asmara menjelaskan kesediaannya mengangkat kehidupan kampus di era Orba itu karena materi yang luar biasa. "Ceritanya bikin ketawa terus, semoga ini bisa jadi tontonan yang berbeda," katanya.

Pidi Baiq yang merupakan Imam Besar The Panasdalam menyatakan sebenarnya pihaknya tak ingin kisah itu diangkat sebagai sebuah film. Tapi karena ada dukungan, kisah yang awalnya merupakan Negara Kesatuan Republik The Panasdalam (NKRTP) sebagai bentuk protes atas era kepemimpinan pada saat itu pun akhirnya bakal dibesut.


(Setiady Dwi/CN19/SM Network)