• KANAL BERITA

Nyekar Kahanan, Ekspresi Prihatin Kondisi Ekologi

Aloysius Untung Basuki (Foto suaramerdeka.com/dok)
Aloysius Untung Basuki (Foto suaramerdeka.com/dok)

KUDUS, suaramerdeka.com - Dedengkot penata musik Bengkel Teater pimpinan almarhum WS Rendra, Aloysius Untung Basuki (70) berencana tampil di areal kebun Pecuk Pecukilan, Bae, jalan raya Kudus-Colo (Gunung Muria) Km 7, Kudus, pada Jumat malam (11/5).

Seniman yang juga menggeluti seni lukis itu, bersama kelompoknya, akan menyanyikan puisi-puisi bertema alam yang ditulisnya dalam perhelatan ‘’Nyekar Kahanan’’. ‘’Untung Basuki akan menembangkan puisinya sebagai kidung yang berisi keprihatinan terhadap kondisi ekologi, yang dari hari ke hari semakin merosot kualitasnya, sehingga hancur,’’ tutur panitia penyelenggara, Asa Jatmiko.

Penyadaran kepada semua pihak terhadap pentingnya ekologi, tambahnya, tidak hanya dilakukan lewat teknologi dan politik. ‘’Namun, dalam setiap dinamika kehidupan, kebudayaan selalu saja dituntut berkonstribusi. Termasuk pada masalah ekologi,’’ ujarnya kepada Suaramerdeka.com.   

Pementasan Untung Basuki yang akan digelar di tengah kebun jati tersebut, terselenggara atas kerja bareng Teater Djarum, Sidji Coffee, Forum Kalen, dan Warung Pukwe.


(Prayitno/CN19/SM Network)