• KANAL BERITA

Cerita tentang Manusia yang Takut Akan Kehilangan

Film Keluarga “Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini”

PEMAIN: (Dari kiri ke kanan) pemain film NKCTHI Agla Artalidia, Rachel Amanda, Ardhito Pramono, di Filosofi Kopi, Kawasan Kota Lama Semarang. (suaramerdeka.com / Diaz Abidin)
PEMAIN: (Dari kiri ke kanan) pemain film NKCTHI Agla Artalidia, Rachel Amanda, Ardhito Pramono, di Filosofi Kopi, Kawasan Kota Lama Semarang. (suaramerdeka.com / Diaz Abidin)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Film “Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini” (NKCTHI) sukses mengaduk emosi penonton. Dalam Gala Premiere di Cinema XXI, Mall Ciputra Semarang, Kamis (25/12) sejumlah bintang hadir. Di antaranya , Rio Dewanto (Angkasa), Sheila Dara (Aurora), Rachel Amanda (Awan), dan Ardhito Pramono (Kale), Agla Artalidia (Lika), serta sang sutradara Angga Dwimas Sasongko.

Cerita tidak baik-baik saja dalam sebuah keluarga dihadirkan. Konflik tiga bersaudara Angkasa, Aurora, dan si bungsu Awan terhadap sang ayah, Donny Damara (Nurendra) membuka rahasia sebuah keluarga.

Dalam kisah itu, perhatian Nurendra kepada Awan dengan karakter berusia 21 tahun dirasakan terlalu berlebihan. Dua kakaknya pun merasa demikian. Mereka memilih caranya masing-masing dalam menghadapi perhatian Nurendra yang kerap kali menjelma amarah. “Ini cerita tentang manusia yang takut akan kehilangan. Kehilangan itu perasaan (yang dalam), kematian itu peristiwa,” kata sutradara, Angga Dwimas Sasongko.

Nurendra menggambarkan, seorang kepala keluarga yang takut kehilangan anak-anaknya. Sehingga engawasan terhadap anak-anak tidak pernah lepas sedikitpun. Hal itu memicu konflik dan ketidakbahagiaan bagi Angkasa, Aurora, dan Awan. Pemberontakan mereka satu per satu dimulai. Angga Dwimas tidak main-main menggarap film itu.

Dia sendiri merasakan sebagai seorang Kakak, Adik, dan seorang Ayah. Di mana belum lama ini anaknya baru lahir. “Dari situ saya merasakan bagaimana menjadi semuanya. Kita saling diskusi dengan pemain. Bagaimana masing-masing untuk mendalami peranya. Ini film terbaik saya. Film (tentang) keluarga pertama saya,” lanjut sutradara Filosofi Kopi itu.

Alur Flashback

Disebutkan, banyak alur flashback dalam film itu. Semua itu disusun menjadi sebuah bangunan cerita. Semua luka di masa lalu di gambarkan kembali di masa depan pada setiap konflik yang muncul. “Flashback bukan hanya alur tapi bangunan dari peristiwa. Kasus itu menyusun sesuatu. Satu persatu diputar kembali menyusun traumanya (tokoh) masing-masing. Trauma yang menjadi luka, emosi dipetik,” lanjut pria yang pernah mengenyam pendidikan di SMP Kanisius Raden Patah, Semarang ini.

Sebut Angga, tidak ada tokoh utama dalam film tersebut. Sebab semua pemain di dalam keluarga itu menjadi tokoh utama pada setiap alur ceritanya. “Awalnya semua tentang kehidupan Awan. Semakin maju, satu-persatu kelihatan. Semua punya ceritanya masing-masing. Mulai Angkasa, Aurora, dan Nurendra, sampai sang istri Ajeng (Susan Bachtiar),” tandasnya.

Rachel Amanda, pemeran Awan, merasa memiliki banyak tantangan dalam penggarapan film yang menghabiskan waktu 13 bulan tersebut. Sebab dia juga menjadi pemain dalam web series yang tayang tiga episode pada Oktober lalu. “Enak (main) di web seriesmya. Di situ karakter Awan memainkan peran pekerja 24 tahun seusia asli saya. Di man apemikiran lebih matang dan dewasa. Kalau di filmnya aku berperan 21 tahun, lebih muda, lebih tercampur-campur perasaanya, emosinya,” kata Rachel.

Di situ, sang sutradara dan para pemain lain berperan memberi masukan padanya untuk menjalankan karate tersebut. “Banyak diberitahu sama mas Angga. Rachel nanti di filmnya karakter kamu diturunin. Lebih muda sedikit sifat, sikap, emosi, penampilan. Mas Angga sudah bilang begitu,” kata dara kelahiran 1995 ini.

Film persembahan Visinema ini akan tayang serentak di layar lebar tanah air pada 2 Januari 2020 mendatang. Kisah ini diangkat dari buku karya Marcella Marcella FP. Secara keseluruhan film ini dibintangi oleh, Rio Dewanto, Sheila Dara, Rachel Amanda, Donny Damara, Susan Bachtiar, Ardhito Pramono, Agla Artalidia, Oka Antara, Niken Anjani, Chicco Jerikho, Umay Shahab, Muhammad Adhiyat, dan masih banyak lainnya.


(Diaz Abidin/CN26/SM Network)