• KANAL BERITA

Di Balik "Firsts", Ada "An Amazing Young Woman": Spencer Bakalar!

Spencer Bakalar (kanan) dan Larissa Nugroho (kiri) dalam acara nobar dan diskusi film. (Foto suaramerdeka.com/dok)
Spencer Bakalar (kanan) dan Larissa Nugroho (kiri) dalam acara nobar dan diskusi film. (Foto suaramerdeka.com/dok)

UNGARAN, suaramerdeka.com - Janji sutradara dan produser "First", Spencer Bakalar, untuk membagi pengalaman menarik dan inspiratif terbukti. Para pengunjung tak beringsut dari tempat duduknya selama acara nonton bareng dan diskusi film di Studio Dreamlight World Media, Selasa (9/7). "Firsts" adalah sebuah film dokumenter kompilasi wawancara dengan para tokoh wanita di Amerika

Tentang pembuatan 'Firsts" Spencer Bakalar menceritakan, "Ini bukan saja kerja keras saya, tapi juga merupakan cinta saya selama ini dalam dunia media. Selama dua tahun saya melakukan wawancara pada 50 perempuan yang merupakan orang pertama di bidang masing-masing," kata Spencer Bakalar.

Kata Spencer yang siang itu didampingi Larissa Nugroho, ketua tim kerjasama Dreamlight - USC School of Cinematic Arts untuk program American Film Showcase sebagai pemrakarsa acara ini, "Dalam film ini kita bisa menemukan kisah-kisah perempuan yang mendobrak banyak bidang yang selama ini dikuasai laki-laki," katanya.

Larissa Nugroho, menambahkan, "Hari ini telah kita menyaksikan beberapa kisah wanita hebat di Amerika yang menjadi pioneer dalam bidangnya. Dan di balik karya-karya ini ada juga wanita luar biasa, an amazing young woman, Spencer Bakalar. Itu sebabnya karena dedikasinya, ia dapat menginspirasi banyak orang melalui karyanya," tutup Larissa.

Dari 50 beberapa itu di antaranya adalah Hillary Clinton, Shonda Rhimes, Aretha Flanklin, Ann Dunwoody, Mo'ne Davis, Alice Waters, Rita Moreno, Niki Haley, Patricia Bath, Danica Patrick, Michelle Phan, Serena Williams, Kathryn Sullivan ddan beberapa yang lain. Para perempuan ini, kata Spencer, ternyata juga memiliki masa-masa buruk dalam kehiduan mereka yang tentu saja kapasitasnya berbeda-beda.

Masih kata Spencer yang awalnya tak mengira akan menjadi jurnalis itu, "Kita melihat orang-orang ini mencatat banyak hal misalnya bisa mendarat di ruang angkasa, di dunia militer, atau musik. Mereka selalu mengatakan, saya tidak pernah berpikiran bisa menjadi seperti itu. Yang saya lakukan apa yang saya cintai dan tak pernah ada target untuk ke sana," pungkas Spencer Bakalar.
 

 


(Red/CN19/SM Network)