• KANAL BERITA

Konser Amal, D'Masiv Lelang Sepatu dan Kaos

Grup band asal Jakarta D'Masiv bernyanyi dalam  konser amal memeriahkan  tabligh akbar Syekh Muhammad Jaber di Halaman Kampus 3 IAIN Salatiga, Minggu (7/7). (suaramerdeka.com/Moch Kundori)
Grup band asal Jakarta D'Masiv bernyanyi dalam konser amal memeriahkan tabligh akbar Syekh Muhammad Jaber di Halaman Kampus 3 IAIN Salatiga, Minggu (7/7). (suaramerdeka.com/Moch Kundori)

SALATIGA, suaramerdeka.com - Grup band asal Jakarta D'Masiv tampil dalam konser amal memeriahkan tabligh akbar Syekh Muhammad Jaber di Halaman Kampus 3 IAIN Salatiga, Minggu (7/7). Dalam konser itu, sepatu dan kaos dari personel grup band papan atas itu, dilelang dan hasilnya untuk amal.

Kaus yang biasa dipakai vokalis, Ryan, dalam kesempatan itu dilelang dan laku Rp 10 juta. Namun siapa pembelinya tidak mau menyebutkan jati diri. Sedangkan sepatu yang sering dipakai gitarisnya, Kiki, laku Rp 1 juta dan dibeli  salah satu penonton yang hadir dalam konser itu.

"Semua hasil lelang ini kami sumbangkan  untuk pembangunan rumah Alquran , rumah tahfidz di lokasi bencana alam dan daerah konflik," katanya, usai menyerahkan kaus dan sepatu yang dilelangnya itu di atas panggung.

Ada pun dana dari pemasukan sumbangan itu diserahkan kepada pihak Darul Quran Semarang untuk kemudian akan di donasikan kepada pihak yang membutuhkan. Sumbangan lain juga berdatangan baik dari pihak Wakil Rektor IAIN Salatiga, Kepolisian, Dinas Pariwisata, dan para penonton yang menyisihkan uang seikhlasnya.  

D'Masiv tampil menghibur para mahasiswa mau pun masyarakat Salatiga, pagi kemarin. Sejumlah lagu yang pernah mempuperlkan grup ini dinyanyikan dalam konser itu. Lagu-lagu seperti "Cinta ini Membunuhku", "Jangan Menyerah", "Di antara Kalian", dan lainnya, dinyanyikannya. Lagu-lagu itu cukup akrab di telinga para penonton terbukti sepanjang konser penonton ikut bernyanyi bersama mengikuti lagu-lagu yang dinyanyikan D'Masiv.

Bahkan lagu terbaru yang belum dirilis pun tak pusat dinyanyikannya dengan judul "Lelaki Pantang Menyerah".

"Saya sudah dua kali datang ke Salatiga. Dulu saat pertama datang pada tahun 2008, kami baru memiliki satu album. Kini, saya  datang lagi setelah memiliki enam album," katanya, di atas panggung.

Mengenai konser anal ini, D'Masiv Ryan mengatakan, dirinya bersama teman-temannya merasa terpanggil bahwa bermusik bukan semata mencari uang. Tetapi ia ingin beramal dan musik bisa bermanfaat bagi lingkungan.

"Kami memiliki labum bertemakan cinta Alquran. Hasil dari album itu, semuanya kan kami sumbangkan untuk pendidikan Alquran. Kami juga mengajak semua generasi muda Islam di era milenial ini, untuk tidak meninggalkan kitab suci umat Islam itu," katanya.    

Sebelum konser D'Masiv, Syekh Muhammad Jaber memberikan tausiyah singkat. Intinya ia, mengajak umat islam untuk dekat dengan Al Quran. Sebab setiap satu huruf dibaca ada satu kebaikan. Bila satu ayat, satu halaman, hingga satu juz, maka akan mendapatkan kebaikan berlipat-lipat.


(Moch Kundori/CN40/SM Network)