• KANAL BERITA

Film Yorick The Movie, 18 Hari Syuting di St Petersburg Rusia

Pepi Chappy dan Meghantara. (suaramerdeka.com/Benny Benke)
Pepi Chappy dan Meghantara. (suaramerdeka.com/Benny Benke)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Demi mendekatkan nuansa cerita dengan kisah aslinya, film Yorick The Movie, arahan sutradara Pepi Chappy,  dan dilakoni Meghantara, Nina Kozok, dan Ratna Riantiarno, melakukan proses syuting di St. Petersburg, Rusia selama 18 hari.

Dalam persiapan menuju negara Eropa Timur itu, Pepi bersama rombongan pemainnya akan dibantu rumah produksi film lokal yang akan menyediakan semua perlengkapan syuting, dan perizinan.

"Syutingnya di St Petersburg, tapi landingnya di Moskwa di bandara Domodidovo, 18 hari kami syuting di sana," kata Pepi Chappy,  menjelang keberangkatannya ke Moskwa, Selasa (23/10) malam di Terminal 3 Ultimate, Soetta, Tangerang.

Dia melanjutkan, film Yorick the Movie ceritanya diambil dari novel Yorick, yang diangkat dari kisah hidup Daniel Yorick, dan ditulis Kirana Kejora.  

"Bercerita tentang orangorang yang tak pernah mau menyerah, dan kalah oleh badai kehidupan. Bahwa hidup adalah panggung perjuangan. Meski Yorick kecil hidup hanya di bawah asuhan neneknya," kata sutradara yang juga putra sutradara senior Nasri Chappy itu.

Menurut Pepi, pertimbangan syuting di St Petersburg karena sosok Yorick asli pernah meluangkan massa bekerja di Rusia, teristimewa di St Petersbug. "Banyak moment di Rusia yang dilewati sosok Yorick asli," katanya.

Meghantara, yang dilibatkan sebagai pemain kunci, atau berlakon sebagai Yorick, mengaku sangat tersanjung dilibatkan dalam film yang inspiratif ini.

"Yorick menurut gue, yang telah berbicara langsung dengan orangnya. Adalah sosok yang luar biasa.  Karena dia mampu bertarung dengan kehidupan, dengan segala keterbatasannya. Kalau ada orang yang mampu bersahabat dengan badai, ya Yorick," kata Meghantara.

Dia melanjutkan, banyak kehidupan yang pilu dan penuh sembilu yang harus dilewati sosok Yorick, dari kecil. Sampai akhirnya sekarang Yorick benar-benar menjadi orang yang sangat sukses. "Meski kita ngga akan ngeh kalau dia sangat kaya raya sekali, berkat perjuangan hidupnya," katanya.

Yorick the Movie, menurut Meghantara, adalah kisah menginspirasi dari manusia bermental baja. Yang akan menjadi pembelajaran kita semua.

"Kenapa saya dipilih sebagai Yorick, saya ngga ngerti. Sebagai seorang aktor, memerankan sosok yang masih hidup, sangat tidak mudah. Saya langsung melakukan tek tok dengan sutradara, untuk mengeksplore sosok Yorick. Sebagai aktor muda, sangat terhormat mendapatkan peran ini," ujar Meghantara.

Apalagi, sosok Yorick asli, sepenceritaannya, memberikan kebebasan sepenuhnya kepadanya untuk menginterpretasikan sosoknya. "Pakek insting aja. Kata pak Yorick," katanya lagi.

Dia menambahkan, via film yang menurut rencana edar tahun depan itu, banyak memberikan pesan. Bahwa semua orang layak untuk sukses , tanpa terkecuali. Meski memiliki keterbatasan finansial juga fisik sekali pun.

Pepi Chappy mengatakan, kendala syuting di luar negeri, terutama di negata Eropa Timur, tidak kecil. "Menyesuaikan dengan cuaca ektrem di sana aja, kendala terberatnya.  Musim dingin, 4-8 derajad celcius," katanya.

Selain syuting di Rusia, film produksi Nevsky Pictures ini juga banyak menggunakan lokasi syuting di masa kecil tokoh Yorick. Yaitu di Ciamis, dan berbagai kota di Jabar.


(Benny Benke/CN40/SM Network)