• KANAL BERITA

Ratusan Tiket Konser Dinyatakan Nggak Valid, Ed Sheeran Malah Ungkapkan Hal Ini

Foto: veriety
Foto: veriety

EKSPRESI – Kabar kurang menyenangkan datang dari konser Ed Sheeran. Diketahui, promotor konser yang berada Inggris dan Irlandia mengumumkan ada sekitar 10 ribu tiket yang diperoleh dari calo atau dijual kembali melalui situs web seperti Viagogo yang dinyatakan nggak valid. Nah, gara-gara masalah tersebut ratusan penggemar yang datang ke konser Ed di Stadion Etihad, Manchester, Inggris pada Kamis, 25 Mei lalu terpaksa nggak diperbolehkan masuk.

Seperti dilansir BBC Newsbeat, promotor yang bernama Kilimanjaro Live tersebut sudah menawarkan kesempatan untuk memberli tiket baru. Para penggemar yang nggak bisa masuk diwajibkan membayar 80 poundsterling atau sekitar Rp 1,5 juta yang merupakan harga tiket resmi yang dijual oleh promotor.

Bukannya sambutan positif yang didapat, ratusan penggemar malah protes karena mereka harus membayar tiket lagi padahal sudah mengeluarkan banyak uang. Apalagi uang mereka juga belum dikembalikan oleh calo atau situs web tempat mereka membeli tiket sebelumnya.

Nah, Ed Sheeran pun akhirnya ikut berkomentar dengan masalah yang terjadi pada konsernya. Pelantun “Perfect” itu justru mengatakan kalau hal tersebut merupakan langkah yang tepat dan bakal menguntungkan para penggemar dalam jangka panjang.

Selain itu, Ed juga menambahkan bahwa ini adalah suatu cara buat memberantas pihak-pihak yang nggak bertanggung jawab yang justru merugikan para penggemar.

"Satu-satunya orang yang akan dirugikan pada akhirnya adalah para calo. Aku benci melihat orang-orang membayar lebih (mahal) dari harga (asli) tiket ketika mereka bisa mendapatkannya dengan harga sebenarnya, " ujarnya.

Bukan tanpa alasan Ed mengungkapkan hal tersebut ya. Calo memang dikenal sering menjual tiket yang jauh lebih mahal berkali-kali lipat dibandingkan dengan harga aslinya.

"Penggemar tidak seharunya membeli tiket sekunder (tiket yang dijual kembali). Kadang-kadang kalian dapat menghabiskan semua uang kalian demi tiket palsu," imbuhnya.

Disisi lain, Kilimanjaro Live juga menyebutkan kalau secara hukum para penggemar dengan tiket calo dapat memperoleh pengembalian dana dari situs masing-masing.

"Semua orang yang telah melalui proses ini benar-benar bersyukur," kata Stuart Galbraith selaku kepala eksekutif Kilimanjaro Live.

"Kami tidak memiliki keluhan, kami hanya mencoba untuk memastikan bahwa orang-orang tidak dirugikan. Kami akan membantu mereka mendapatkan pengembalian dana dari Viagogo dan situs sekunder lainnya," pungkasnya.


(Adib Auliawan/CN42/SM Network)