• KANAL BERITA

Jangan Pede Dulu, Ini 5 Fakta di Balik Kalimat "Kamu Terlalu Baik buat Aku"

Foto: sourcepointcoaching.com
Foto: sourcepointcoaching.com

EKSPRESI - Guys, pernah nggak sih diputusin karena alasan "kamu terlalu baik buat aku?". Meski kedengarannya sweet, tapi sebenarnya kalimat ini klise banget. Malah tanpa kamu sadari, ada maksud terpendam di balik kata-kata itu.

Selain penolakan secara "halus" untuk nggak melanjutkan hubungan, masih ada 5 fakta lain di balik kalimat itu loh. Apa saja itu? Let's check this out.

1. Kamu membosankan
Sebenarnya dia mau mengatakan "kamu tuh ngebosenin banget sih". Cuma karena dia nggak tega untuk mengatakan itu, atau mungkin supaya kalian nggak berantem hebat, akhirnya dipakailah jurus kata-kata itu. Coba deh ingat-ingat lagi, apakah selama ini perlakuan kamu pada si dia memang membosankan?

2. Kurang peka
Saat pasangan kamu marah, kamu malah cuek seperti nggak terjadi apa-apa. Kamu tahu kan, ngambek adalah hal yang wajar dalam sebuah hubungan. So, kamu harus lebih peka menghadapi setiap perubahan suasana hati pasanganmu. This why dia memilih mundur dengan alasan "kamu terlalu baik buat aku".

3. Takut berkomitmen
Ada saatnya hubungan kalian berlanjut sampai jenjang pernikahan. Namun ternyata si doi lebih suka having fun tanpa mikirin masa depan, bahkan dia takut untuk menjalin komitmen lebih denganmu. Daripada dia melukaimu karena tidak sesuai dengan ekspektasimu, maka dia memilih mundur. Tapi ingat loh, bukan berarti memilih berkomitmen itu jelek. Commit is a must. Cuma memang ada yang belum siap "diresmikan".

4. Minder
Perasaan tidak layak sebagai pasangan juga menjadi satu alasan mengapa si dia mengucapkan kata-kata itu. Dia minder terhadapmu. Bukan karena dia nakal atau jahat, tapi bisa karena sebab yang lain. Seperti perbedaan status sosial, perbedaan keyakinan, atau hal-hal lain yang pada akhirnya mendorong si dia untuk mundur dari hidupmu. Dia nggak mau kamu menderita, sih.

5. Kamu yang nggak baik
Saat si dia mengucapkan "kamu terlalu baik buat aku", sebetulnya bisa jadi dia sedang melakukan perlawanan. Hati-hati nih. Buat siapapun yang merasa punya sifat buruk, sebenarnya dia sedang mengatakan kalau "sifatmu jelek dan aku nggak bisa mendampingimu berlama-lama". Ini cuma permainan kata-kata aja supaya kamu nggak tersinggung.


(Fadhil Nugroho Adi/CN42/SM Network)