• KANAL BERITA

“Sendu”, Kembalinya The Lastree Paska Hiatus 5 Tahun

Foto: dok. The Lastree
Foto: dok. The Lastree

EKSPRESI – Setelah mengalami proses hiatus selama kurang lebih 5 Tahun, akhirnya unit indie-pop veteran Semarang, The Lastree muncul kembali di permukaan. Band yang terbentuk pada 2007 silam ini kembali dengan wajah yang baru dan tentunya energi yang lebih segar. Masuknya Wahab dari Rubber Heat sebagai pemantik Bass, dirasa cukup untuk membuat band ini siap mengarungi skena musik di Indonesia khususnya Semarang.

Dengan formasi sekarang yakni, Serly (Vocal), Indra (Gitar), Ditto (Gitar), Puput (Keyboard), Agung (Drum), dan Wahab (Bass), The Lastree muncul dengan materi teranyarnya yang diberi tajuk, “Sendu”. Sebuah single peruntungan dengan konsep berbeda ini sebelumnya dirilis dengan konsep cukup unik.

“Kami menyebutnya enigma yang membentuk kode rahasia dalam sebuah rilisan single terbaru The Lastree,” kata Indra, gitaris.

Dari segi lirik, “Sendu” bercerita tentang kegelisahan dan keresahan seseorang tentang perasaannya. Tentang keputusan untuk mencintai, yang sampai pada akhirnya, tidak kunjung mendapat jawaban, hingga disatu titik dia pun menyerah, berontak jalan melangkah lagi dengan harapan yang baru.

Menariknya, dalam kesempatan ini, The Lastree turut menggandeng seniman illustrator muda asal Semarang, Andy Sueb dalam pengerjaan Art Work-nya. Memilih kucing lokal (kampong, red) sebagai ikonnya, Indra si pemilik ide ingin mengintepretasikan bahwasannya kucing adalah hewan yang tangguh, kuat, tapi seperti terlihat rapuh, penuh empati, bahkan menjadi sia-sia hidupnya karena ketidak-bertanggung jawaban manusia.

“Artwork ini juga jadi bagian dari campaign kita terhadap kucing (kampong, red) yang hidup di dunia ini. Kita peduli, kita ingin mereka selalu berdampingan dengan kita. Nggak disia-sia,” papar Serly Tamoly, menegaskan.

Dengan segala kebaruan konsepnya, diharapkan bahwa semoga “Sendu” bisa diterima oleh kuping masyarakat secara luas. Pun terlebih “Sendu” sendiri juga sudah bisa dinikmati secara masal melalui platform pemutar music online seperti Spotify, iTunes, Apple Music, Joox, dan Deezer. Selamat mendengarkan!

 


(Imam Supriono/CN42/SM Network)