• KANAL BERITA

Pesta Sejuta Buku Semarang 2018 Sentil Minat Baca Anak Muda!

Foto: Ekspresi
Foto: Ekspresi

EKSPRESI – Pesta Sejuta Buku Semarang 2018 kembali dibuka tahun ini, di Gedung Autorium Imam Bardjo, Undip Peleburan Semarang, Kamis-Selasa, (1-7/11). Acara yang mengambil tema "From Heritage To Zaman Now" ini memiliki arti yang mendalam untuk anak muda ‘zaman now’, terutama bagi mereka yang sudah cinta mati sama gadget.

Melalui tema yang diusung tersebut, sebagai ketua panitia, Amribadi, ingin ‘menyentil’ anak muda yang sudah meninggalkan minat membaca buku dengan gerakan gemar membaca. Karena, buku dinilai lebih banyak menampilkan wawasan perkembangan zaman, lebih spesifik, menyeluruh serta lengkap. Sedangkan kecanggihan gadget hanya menampilkan gambaran sekilas.

"Terselenggaranya Pesta Sejuta Buku ini juga karena ada peran dari pemerintah. Pemerintah punya gerakan sejuta buku untuk Indonesia dan gerakan gemar membaca. Ini salah satu usaha kami untuk merawat budaya membaca," ungkapnya.

Jika para anak muda sudah gemar membaca, berarti mereka turut menjaga kelestarian budaya. Bahkan mereka bisa 'merekam' warisan masa lampau untuk kemajuan bangsa, dengan menuangkannya ke dalam sebuah karya. Nggak lekang oleh waktu, baik di masa lalu maupun sekarang. 

"Kami ingin menampilkan sejarah Kota Semarang. Melihat perkembangan zaman, buku lebih banyak menampilkan wawasan, mengingatkan dari zaman dahulu hingga sekarang buku nggak akan terlupakan," ujar Amribadi.

So, selain bisa menambah wawasan dengan membaca buku, selama pameran berlangsung hingga 7 November nanti akan diputar berbagai film documenter. Pastinya tentang perkembangan zaman, terutama sejarah Kota Semarang. Sebanyak 300 penerbit nasional pun turut serta menyediakan berbagai jenis buku. Mulai dari buku anak-anak, buku pelajaran, buku materi kuliah, hingga buku bisnis dan ekonomi serta buku-buku lainnya.Seru banget kan? !

Dalam acara yang sudah digelar ke 22 kali sejak 2008 itu, banyak kegiatan menarik. Diantaranya, Bedah Buku " Berkarya Dalam Kesetaraan" oleh ibu Wali Kota Semarang, Krisseptina Hendrar Prihadi. Kemudian Gathering Sastra Semarang "Ekspresi Sastra Dalam Gerak dan Suara" bersama Teater Umar Ismail. 

Digelar juga acara Gestuara, Monolog Ikamaru, Monolog Alas, Monolog G-Ther Whas. Kemudian Jamming With Stars bersama EDC (Engineering Dance Crew), The Velix Band, Tanggal Tua, Skubidu Band dan masih banyak lagi.

Pada pameran yang diselenggarakan oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang, serta 3G Production itu  juga diramaikan oleh berbagai perlombaan. Diantaranya, Lomba Tari Kreasi Jawa Kategori B (SMP), Lomba Macapat, Lomba Tari Kreasi Jawa Kategori A (SD), Lomba Menyanyi Kategori B (SMP), Lomba Band Pelajar Semarang, Lomba Mewarnai (TK), Lomba Menggambar Kategori A (1-3 SD), Lomba Menggambar Kategori B (4-6 SD).


(Femna/CN42/SM Network)