• KANAL BERITA

Terungkap, Ini Alasan Kenapa Atlet Sering Gigit Medali

Foto: Viva
Foto: Viva

EKSPRESI - Asian Games di negeri kita sedang berlangsung, nih. Cabang olahraga apa yang paling kamu senangi?

Biasanya, para atlet yang menang sering sekali berpose di podium dengan menggigit medali. Tapi tahukah kamu, kapan pertama kali selebrasi ini dipopulerkan?

Well, usut punya usut, tradisi gigit medali ini rupanya sudah ada sejak Olimpiade jaman Yunani Kuno. Dulu, medali yang didapat para pemenang biasanya berasal dari 100 persen emas murni. Logamnya pun jadi sedikit lembek sehingga akan meninggalkan bekas gigitan jika dimasukkan ke mulut.

Yap, sepertinya mereka mengikuti kebiasaan pedagang yang sering menggigit emas untuk memastikan keaslian logam mulia itu. Gigi manusia yang lebih keras dibanding emas murni pasti akan meninggalkan jejak jika digigit.

Para atlet Olimpiade Yunani kuno yang berhasil memenangkan pertandingan juga punya kebiasaan mencelupkan medali emas murni mereka ke minyak zaitun dan dukkah (campuran bumbu-bumbu asal kawasan Mediterania) lalu dihisap kuat-kuat.

FYI, medali emas pertama kali diberikan pada Olimpiade di St. Louis pada tahun 1904. Emas murni terakhir yang dijadikan medali bisa ditemui pada Olimpiade Stockholm (Swedia) tahun 1912. Sejak saat itu, nggak ada lagi medali emas yang dibuat dari 100 persen emas murni.

Bahkan saat ini, medali emas yang didapat para atlet pemenang hanya mengandung enam gram emas, sedangkan 494 gram sisanya adalah perak! Jadi karena itulah, banyak para atlet yang biasanya bakal menggigit medali mereka tanpa diminta fotografer, cuma sekadar ingin tahu apakah medali yang mereka dapatkan betulan emas atau tidak.


(Fadhil Nugroho Adi, Berbagai sumber/CN42/SM Network)