• KANAL BERITA

Distorsi Akustik Resmi Rilis Video Musik "Mesin Pemahat Waktu"

Foto: dok. Distorsi Akustik
Foto: dok. Distorsi Akustik

EKSPRESI – Mungkin bukan menjadi hal yang baru untuk sebuah band pengusung indie rock/shoegaze memilih perjalanan spiritual sebagai tema utama materi lagunya. Namun, Distorsi Akustik, lewat caranya punya magnet tersendiri yang nggak bisa disamakan dengan materi lagu serupa lainnya. Lewat “Mesin Pemahat Waktu” yang dipilih sebagai single dari deretan lagu-lagu di album 'Pu7i Utomo', Distorsi Akustik mencoba menampilkan sebuah ‘perjalanan’ yang sederhana.

Konsep story telling untuk video klip yang baru dirilis pun sengaja dipilih agar para pendengarnya dapat dengan gampang menikmati tiap detik dari lagu dan videonya. Dalam video tersebut digambarkan sebuah perjalanan spiritual seseorang, hingga jiwa yang terlepas dari raga menuju nirwana. Yang membuat beda dengan lainnya adalah, Distorsi Akustik sengaja nggak memunculkan kesan seram. Justru kesan anggun dan elegan.

Digarap oleh Videografer dari Nonadeca Film, Fajar Kajabu berkolaborasi dengan Fotografer Imam Supriono dari (Malakala Collective) dan seorang make up artis Kartika Rona, pendiri Rona Make Up Artis, video musik ini di garap di beberapa tempat di Semarang, seperti Tempat Pemakaman Umum Kedungmundu, Pantai Marina dan Hutan Wisata Tinjomoyo. Pun juga turut melibatkan Adheniar Juliane Maeda, untuk ambil bagian sebagai talen model dan olah gerak.

"Video musik ini kerjasama kedua kalinya kami, setelah sebelumnya sempat bekerjasama dengan Nonadeca Film di acara gelaran Iwot Creative Lab Jam, sengaja dipilih lagu Mesin Pemahat Waktu, karena lagu tersebut berisi peringatan buat kami bahwa tidak ada pesta yang tidak berakhir, pun sebagai selebrasi 11 tahun Distorsi Akustik berdiri, buah dari perjalanan yang cukup panjang yang kami lalui. Dalam hidup sangat terbiasa jika kita melalui senang, dan sedih sebuah sinergi apik yang disuguhkan Semesta. Namun yang sedikit membuat saya kecewa adalah dalam kurun waktu itu hanya sebuah mini album dan beberapa single saja yang kami hasilkan, sungguh kami benar - benar kurang produktif, sibuk memburu panggung lalai dalam berkontemplasi untuk berkarya, maafkan kami," Ujar Ragil Pamungkas.

Mesin Pemahat Waktu, sendiri adalah lagu untuk mengenang gitaris mereka yang terlebih dulu berpulang, Puji Utomo. Sebuah komposisi musikal yang cukup ramah ditelinga,  namun berisi petuah mengorek gelisah. Hingga berita ini diturunkan, video musik “Mesin Pemahat Waktu” sudah bisa kamu nikmati melalui youtub channel Distorsi Akustik. Sikat!


(Imam Supriono/CN42/SM Network)