• KANAL BERITA

Ini 10 Cabang Olahraga Baru di Asian Games 2018, Apa Saja?

Foto: istimewa
Foto: istimewa

EKSPRESI – Asian Games adalah salah satu event olahraga yang paling ditunggu masyarakat Indonesia di tahun ini. Ajang olahraga se-Asia yang digelar ke-18 kalinya ini bakal didakan di dua kota, yaitu Jakarta dan Palembang pada 18 Agustus sampai 02 September mendatang. Nah, yang beda dari Asian Games tahun ini adalah jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan lho.

Menurut keputusan rapat koordinasi komite antara Indonesia dengan Dewan Olimpiade Asia (OCA) pada September 2017, ada 40 cabang olahraga yang dipertandingkan. Dari 40 cabang tersebut, ada 10 cabang olahraga baru yang pertama kali diperlombakan dalam perhelatan Asian Games.

Apa saja 10 cabang olahraga baru di Asian Games 2018?

Bridge

Awalnya, bridge ditolak sebagai cabang olahraga baru. Pada 11 Oktober 2016, PB GABSI membujuk OCA buat menjadikan bridge menjadi salah satu cabang olahraga resmi Asian Games kali ini, dan akhirnya disetujui. Olagraha yang menggunakan media kartu remi ini bakal dipertandingkan dalam enam nomor, men team, women team, mixed team, super mixed team, men pair dan mixed pair. Indonesia sendiri menargetkan dua medali emas dalam cabang olahraga Bridge.

Basket 3x3

Bebedan dengan olah basket pada umumnya, cabang basket 3x3 cuma memakai tiga pemain. Selian itu, lapangannya pun hanya setengahnya dari olahraga basket biasanya. Waktu pertandingan 3x3 terbagi dalam tiga babak. Babak pertama adalah babak penyisihan yang berlangsung selama 10 menit. Babak kedua yaitu semifinal yang juga berlangsung selama 10 menit. Babak terakhir atau final ditentukan saat bola mati atau saat melakukan free throw.

Jetski

Nah, nomor-nomor yang bakal dipertandingkan dalam cabang olahraga jetski antara lain ski modified, runabout 1100 stock, runabout limited, dan endurance runabout open dengan total 12 keping.

Ju-jitsu

Jiu-jitsu adalah jenis olahraga pertarungan lantai yang mempunyai beberapa teknik seperti gulat, serangan keras, mengunci sendi dan bantingan. Di Indonesia, Ju-jitsu sudah memiliki induk olahraga resmi lho, yaitu Pengurus Besar Jiu jitsu Indonesia (PB-JI).

Pencak Silat

Tahun ini, Indonesia sebagai tuan rumah mempunyai hak buat menambahkan tiga cabang olahraga. Pencak silat adalah salah satu yang dipilih. Seni bela diri paling populer di Tanah Air ini pun menjadi salah satu target Indonesia untuk meraih medali emas.

Sambo

Masih terdengar asing olahraga yang satu ini ya. Yup, Sambo adalah seni bela diri asal Rusia yang diperkenalkan Viktor Spiridonov dan Vasili Oshcepkob. Kata Sambo kadang ditulis dengan huruf besar “SAMBO” dan merupakan akronim dari SAMooborona Bez Oruzhiya, artinya “bela diri tanpa senjata”. Sambo sendiri mengandalkan teknik submission seperti catch wrestling, judo, jiu-jitsu, kurash, dan alysh. Sambo pada dasarnya diadaptasi dari gulat tradisional Armenia, Georgia, Moldova, Uzbekistan, Mongolia, dan Azerbaija.

Kurash

Kurash punya pola gerakan yang sama dengan judo dan gulat, yaitu saling membanting dengan mengaitkan baju khusus. Aturan dalam kurash melarang tindakan apa pun di lantai, gerakan yang diperbolehkan adalah dalam posisi berdiri. Diketahui, kurash berasal di wilayah Asia Tengah.

Paralayang

Olahraga yang disebut juga dengan Paragliding ini resmi masuk ke dalam Asian Games ke-18 melalui Sidang Umum OCA yang dilakukan di Danang, Vietnam, 25 September 2016. Paralayang memiliki konsep terbang bebas dengan menggunakan sayap kain (parasut). Penilaiannya, atlet yang terjun di target yang telah ditentukan, maka dia yang bakal menang.

Panjat Tebing

Setiap atlet Panjat Tebing bakal adu kecepatan mencapati puncak tertinggi yang sudah ditentukan. Cabang Olahraga ini Bakal mempertandingkan enam nomor putra dan putri dengan kategori speed, combined, dan speed relay. 

Roller Sports

Rollersport adalah cabang yang terdiri dari skateboarding dan rollerskate. Olahraga ini juga cukup populer karena para peminat yang rata-rata anak muda lho. Nah, alasan olahraga ini disetujui karena upaya Komite Olimpiade Internasional (OCA) buat mendukung anak muda yang berminat dalam cabang olahraga tersebut.  Nggak hanya di Asian Games 2018 saja, Rollersport juga rencananya bakal dipertandingkan dalam Youth Olympic 2018 di Buenos Aires, Argentina dan Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang.

 


(Adib Auliawan/CN42/SM Network)