Dibutuhkan Pelaku UMKM, BPUM Harus Dikawal

- Sabtu, 28 Agustus 2021 | 20:05 WIB
Anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono. (suaramerdeka.com/dok)
Anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono. (suaramerdeka.com/dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) diharapkan dapat membuat pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) bertahan dan tetap eksis. Namun demikian, penyaluran BPUM harus tetap dikawal, agar tepat sasaran.

"BPUM sangat dibutuhkan untuk mendorong usaha mikro. Hal itu agar pelaku usaha mikro terus bertahan, eksis dan tetap tumbuh sehat produktif," kata anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono, Sabtu, 28 Agustus 2021.

Hal itu disampaikannya saat mengawal BPUM secara virtual untuk pelaku UMKM di Dapil VII Jawa Timur.

Sebanyak 1.196 bantuan berupa modal usaha sebesar Rp 1,2 juta dibagikan kepada masyarakat di Kabupaten Pacitan, Magetan, Trenggalek, Ponorogo dan Ngawi.

Baca Juga: Kunjungi Penerima BSU di Surabaya, Menaker Ida: Tahun Ini Sudah Tersalurkan 2,1 Juta Penerima

"Sedherek sedoyo, hari ini saya Edhie Baskoro Yudhoyono menyalurkan kawalan BPUM sebanyak 1.196 untuk usaha mikro se-dapil VII, termasuk Ngawi dan Magetan."

"Saya mengerti dan prihatin terhadap kondisi saat ini dan terus mencari solusi terbaik," ujarnya.

Antara lain dengan mengawal program untuk seluruh masyarakat. Termasuk usaha mikro dan kecil, sehingga dapat terus dirasakan.

"Diharapkan dengan bantuan ini, pelaku usaha dapat bertahan dan tetap eksis. Terkait aktivitas selama pandemi, masyarakat diharap terus menjaga kesehatan dan tertib menjalankan protokol kesehata selama berkegiatan," tandasnya.

Baca Juga: Gempa 6.0 Magnitudo Guncang Keerom-Papua, Tak Berpotensi Tsunami

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

SMN dan ICSB Semarang Berkolaborasi Bangkitkan UMKM

Kamis, 23 Desember 2021 | 06:30 WIB
X