Minat Kaum Milenial terhadap Asuransi Masih Minim, Hanya 19 Persen

- Sabtu, 28 Agustus 2021 | 11:10 WIB
Ilustrasi asuransi. (Steven Buissinne / Pixabay)
Ilustrasi asuransi. (Steven Buissinne / Pixabay)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Minat kaum milenial terhadap asuransi dinilai masih minim. Berdasar catatan perusahaan asuransi jiwa Generali Indonesia, hanya 19 persen milenial yang berminat terhadap asuransi.

"Persentase minat milenial akan asuransi memang masih minim. Padahal risiko tinggi pada kondisi pandemi saat ini penting untuk diantisipasi," kata CEO Generali Indonesia, Edy Tuhirman pada acara yang diselenggarakan secara virtual, Sabtu (28/8).

Pada sisi lain, generasi milenial dan generasi Z dihadapkan pada dilematis finansial terkait simpanan masa depan dan proteksi.

Mereka dianggap memiliki gaya pengelolaan keuangan yang berbeda dengan generasi-generasi sebelumnya.

Baca Juga: Kereta Bandara YIA Akan Dioperasikan, Persingkat Waktu Tempuh Jadi 40 Menit

Ada tiga istilah yang kerap didengar dari generasi tersebut yaitu YOLO, Fomo dan Sandwich Generation.

YOLO adalah singkatan dari you only live once atau bisa disebut menikmati hidup tanpa mengkhawatirkan masa depan. 

Kemudian, FOMO merupakan akronim dari fear of missing out alias ketakutan ketinggalan tren.

Adapun istilah Sandwich Generation yaitu posisi di mana harus menanggung finansial dari orangtua, dirinya sendiri dan anak-anak mereka.

Baca Juga: Badai Landa Gulf Coast AS, Harga Minyak Merangkak Naik

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X