Badai Landa Gulf Coast AS, Harga Minyak Merangkak Naik

- Sabtu, 28 Agustus 2021 | 10:12 WIB
Kilang Minyak. (Dariusz Kopestynski from Pixabay)
Kilang Minyak. (Dariusz Kopestynski from Pixabay)

NEW YORK, suaramerdeka.com - Badai tropis ataupun kemungkinan badai lain yang melanda Gulf Coast AS membuat harga minyak merangkak naik pada Jumat.

Badai Ida diperkirakan menimbulkan tanah longsor di sepanjang Gulf Coast bagian utara AS pada pekan ini.

"Badai tropis saat ini menghantam fasilitas minyak di Gurun Meksiko. Sejumlah perusahaan minyak mulai mengevakuasi minyak mereka dan menahan produksi," ujar pengamat energi Commerzbank Research Carsten Fritsch, Jumat.

Untuk pengiriman Oktober, indeks WTI (west texas intermediate) mengalami kenaikan 1,32 dolar AS menjadi 68,74 dolar AS per barel pada Bursa Perdagangan New York.

Baca Juga: Petani dan Pedagang Tembakau Masih Rugi, Bupati Temanggung: Harga Perlu Dinaikkan Lagi

Dalam periode yang sama, harga minyak mentah Brent meningkat 1,63 dolar mendekati 72,70 dolar per barel di Bursa Berjangka ICE London.

Badan Informasi Energi AS melaporkan, sekitar 1,8 juta barel minyak mentah diproduksi di Gurun Meksiko AS, yakni sekitar 17 persen produksi minyak mentah AS.

Selama pekan ini, harga acuan minyak AS melonjak 10,6 persen, sementara harga minyak Brent naik 11,5 persen berdasarkan harga kontrak bulanan di muka

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X