Fintech Dorong Perubahan di Indonesia, Peningkatan Penetrasi Internet Jadi Stimulus

- Jumat, 27 Agustus 2021 | 08:24 WIB
ilustrrasi fintech. (suaramerdeka.com / dok)
ilustrrasi fintech. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Financial technology (fintech) telah mengubah cara berpikir, perilaku dan kebiasaan masyarakat pada masa kini.

Meningkatnya penetrasi internet telah menjadi stimulus tumbuhnya fintech di Indonesia.

Hal tersebut menjadi benang merah yang terangkum dari acara Digital Talkshow dan bedah buku Ekosistem Fintech di Indonesia yang digelar secara virtual oleh Fakultas Ekonomi Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Kamis (26/8/2021).

Dalam diskusi itu, hadir duet penulis buku Prof Ilya Avianti dan Triyono Serta dosen Unissula Dr Mutamimah. Turut pula memberikan sambutannya Rektor Unissula, Drs. Bedjo Santoso MT PhD.

Baca Juga: Izin Penggunaan untuk Vaksin Covid-19 Sputnik V Diterbitkan, BPOM Sebut Hasil Kajiannya

“Fintech dalam beberapa dekade ini telah menjadi industri yang berkembang di Indonesia. Potensi ratusan juta penduduk Indonesia disertai dengan penetrasi internet yang hampir mencapai angka 75 persen terus mendukung pertumbuhan fintech, khususnya di masa pandemi Covid-19,” kata Rektor Unissula dalam kata sambutannya.

Bedjo menyebut pertumbuhan drastis dari fintech itu bisa dilihat dari jenis peer-to-peer lending (P2P). Menurut data, kata dia, fintech ini tumbuh drastis dan meningkat 91 persen di masa pandemi.

“Bahkan mencapai Rp 181 triliun sampai dengan Mei 2021. Maka, pasar fintech sudah luar biasa dengan adanya transaksi keuangan berbasis digital ini,” ujarnya.

Baca Juga: Dampak Kekeringan, Warga Sukawera Sampai Gali Sungai untuk Dapat Air Bersih

Ilya menjelaskan kehadiran dan peran fintech ini telah membantu masyarakat Indonesia menjadi melek keuangan.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X