KBI Manfaatkan Teknologi Blockchain, Siap Jalankan Kliring Perdagangan Karbon

- Selasa, 24 Agustus 2021 | 20:38 WIB
Direktur Utama PT KBI (Persero), Fajar Wibhiyadi (Foto Istimewa)
Direktur Utama PT KBI (Persero), Fajar Wibhiyadi (Foto Istimewa)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Perkembangan teknologi tak bisa dihindari. Hampir semua lini kehidupan bersentuhan dengan teknologi termasuk ekonomi. Salah satu yang memanfaatkan kemajuan dan dinamika teknologi yakni PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero).

Lembaga ini menunjukkan kesiapannya sebagai lembaga kliring untuk perdagangan karbon di Indonesia.

''Dengan memanfaatkan teknologi blockchain pada ekosistem perdagangan karbon, dapat memberikan jaminan keamanan atas pencatatan kredit karbon dan akan memastikan tidak terjadinya double accounting dalam proses pencatatannya.

Kami sebelumnya telah memanfaatkan teknologi blockchain dalam aplikasi pusat registrasi resi gudang, dan manfaatnya sudah dirasakan oleh para stakeholder didalam ekosistem resi gudang,'' papar Direktur Utama PT KBI (Persero), Fajar Wibhiyadi, dalam diskusi daring tentang ''Karbon Trading'' yang diselenggarakan KBI e-ducentre.

Baca Juga: Lanjutkan Kerjasama dengan Riors, PSIS Rilis Jersey Anyar Liga 1 2021/22

Ia menjelaskan peran sebagai lembaga kliring bukan merupakan hal baru bagi KBI. Sebelumnya, BUMN ini telah berpengalaman menjalankan fungsinya sebagai Lembaga Kliring Penjaminan dan Penyelesaian transaksi di Perdagangan Berjangka Komoditi serta Lembaga Kliring di Pasar Fisik Komoditas di Bursa Berjangka Jakarta.

Kurangi Emisi

Perdagangan komoditas karbon merupakan jual beli sertifikat yang diberikan kepada negara yang berhasil mengurangi emisi karbon. Perdagangan karbon pada prinsipnya sama dengan transaksi di perdagangan komoditas yang ada saat ini, yang berbeda adalah komoditasnya, yaitu emisi karbon.

Baca Juga: Paguyuban UMKM Sambut Baik Gerakan ASN Nglarisi Dagangan Pasar Rakyat, PKL, dan UMKM

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Faskes di Tanah Air Bisa Bersaing dengan Negara Maju

Kamis, 25 November 2021 | 14:25 WIB
X