Data Ekonomi Dicerna Pelaku Pasar, Dolar AS Melemah di AKhir Perdagangan

- Selasa, 24 Agustus 2021 | 08:24 WIB
Dollar. (Pixabay)
Dollar. (Pixabay)

NEW YORK, suaramerdeka.com - Data ekonomi terbaru yang dicerna pelaku pasar membuat dolar AS melemah pada akhir perdagangan pada Senin.

Kemunculan reaksi pasar setelah data menunjukkan ekspansi sektor swasta AS melambat tajam di tengah keterbatasan kapasitas dan penyebaran virus varian Delta.

Penurunan juga ditunjukan indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, sebesar 0,58 persen menjadi 92,9582.

Euro meningkat menjadi 1,1748 dolar AS dari 1,1695 dolar pada hari sebelumnya, pada akhir perdagangan di New York.

Baca Juga: PPKM Kembali Dilanjutkan Pemerintah, Airlangga Sebut Beberapa Penyesuaian

Lalu mata uang lain seperti poundsterling Inggris naik menjadi 1,3729 dolar dari 1,3622 dolar AS pada hari sebelumnya.

Kemudian, kenaikan diperlihatkan dolar Australia menjadi 0,7216 dolar AS dari 0,7136 dolar. Lalu, dolar AS dibeli 109,68 yen Jepang, lebih rendah dari 109,80 yen Jepang pada hari sebelumnya.

Penurunan ditunjukkan dolar AS menjadi 0,9124 franc Swiss dari 0,9176 franc Swiss, dan turun menjadi 1,2645 dolar Kanada dari 1,2844 dolar Kanada.

Baca Juga: Pasien Sembuh dari Covid-19 Tembus 3,5 Juta Orang, Jawa Timur Tertinggi Harian

Indeks Output Gabungan PMI (Indeks Pembelian Manajer) AS mencatat 55,4 pada Agustus, turun tajam dari 59,9 pada Juli, perusahaan data yang berbasis di London IHS Markit melaporkan pada hari Senin.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Akhir Tahun 2021 di Jateng Alami Inflasi 0,64 Persen

Selasa, 4 Januari 2022 | 14:38 WIB
X