Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan di Level 3,50 Persen

- Jumat, 20 Agustus 2021 | 12:32 WIB
Gubernur BI Perry Warjiyo. (suaramerdeka.com / dok)
Gubernur BI Perry Warjiyo. (suaramerdeka.com / dok)

SOLO, suaramerdeka.com - Bank Indonesia menahan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) di level 3,50 pesen.

Keputusan itu diambil dalam rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, Kamis (19/8/2021).

Menurut Gubernur BI Perry Warjiyo, keputusan itu sejalan dengan perlunya bank sentral dalam menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah dan sistem keuangan karena ketidakpastian di pasar keuangan global.

Selain menahan suku bunga acuan, dalam rapat tersebut bank sentral juga menahan suku bunga deposit facility di level 2,75 persen dan suku bunga lending facility di level 4,25 persen. 

Baca Juga: Lawang Sewu Kembali Dibuka, Pengunjung Dibatasi dengan Prokes Ketat

"Ini terkait perkiraan inflasi yang rendah, serta upaya kami dalam mendukung pemulihan pertumbuhan ekonomi di tengah Covid-19,” kata dia ketika memberi penjelasan secara virtual, Kamis (19/8). 

Dalam. kesempatan itu, Perry juga mengatakan, nilai tukar Rupiah pada 18 Agustus rata-rata menguat 0,89 persen dan 0,63 persen secara point to point dibanding Juli 2021.

Menurut dia, penguatan itu didukung langkah-langkah stabilisasi Bank Indonesia dan berlanjutnya aliran masuk modal asing ke pasar keuangan domestik, seiring dengan menurunnya ketidakpastian pasar keuangan global dan persepsi positif investor terhadap prospek perbaikan perekonomian domestik.

Dengan perkembangan itu, kata dia, Rupiah sampai dengan 18 Agustus 2021 mencatat depresiasi sekitar 2,24 persen (ytd) dibanding dengan level akhir 2020.

Baca Juga: Pria Ini Beli Sepeda Motor Pakai Uang Pecahan, Karyawan Dealer Menghitung hingga 5 Jam

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Program BI Religi Bantu Percepatan Vaksinasi Covid-19

Jumat, 3 Desember 2021 | 08:12 WIB
X