Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III Bakal Lebih Rendah Akibat Puncak COVID

- Senin, 16 Agustus 2021 | 18:51 WIB
Menko Airlangga Hartarto (Cun Cahya)
Menko Airlangga Hartarto (Cun Cahya)


JAKARTA, suaramerdeka.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan puncak kasus COVID-19 varian Delta yang terjadi pada kuartal III-2021 menyebabkan pertumbuhan ekonomi di kuartal ini akan lebih rendah dibanding kuartal II yang mencapai 7,07 persen (yoy).

“Kita ketahui di kuartal III kasus puncak varian Delta, pada saat kasusnya dipuncak tentu ekonomi akan menurun sedikit,” kata Menko Airlangga dalam konferensi pers Nota Keuangan dan RUU APBN 2022 di Jakarta, Senin (16/8).

Oleh sebab itu Menko Airlangga memastikan pemerintah akan terus mendorong mesin pertumbuhan ekonomi yaitu ekspor, investasi, dan belanja negara, mengingat keseluruhan tahun 2021 ditargetkan mencapai 3,7 persen sampai 4,5 persen.

Baca Juga: Jokowi dan Pilihan Baju Adat di HUT Kemerdekaan RI, Besok Pakai Apa ya?

Pemerintah juga mendorong pertumbuhan melalui Undang-Undang Cipta Kerja dan sistem Online Single Submission (OSS) karena dapat memudahkan perizinan berusaha sehingga investasi dapat meningkat.

Tak hanya itu pemerintah turut memperbaiki penanganan COVID-19 dari hulu ke hilir yaitu percepatan vaksinasi, menurunkan fatality rate, peningkatan testing dan tracing, optimalisasi PPKM serta penanganan isolasi terpusat.

Menurutnya, hal ini harus dilakukan karena pertumbuhan ekonomi sangat bergantung pada penanganan COVID-19 sehingga ketika kasusnya menurun seperti pada kuartal II 2021 maka pertumbuhan ekonominya meningkat.

Baca Juga: Soekarno: Perintah Pertamanya Usai Diangkat sebagai Presiden, Memanggil Tukang Sate Ayam

Ia mencontohkan efektivitas upaya pemerintah dapat dilihat melalui persentase penduduk miskin pada September 2020 yang sebesar 10,19 persen akhirnya turun ke level 10,14 persen pada Maret 2021.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Program BI Religi Bantu Percepatan Vaksinasi Covid-19

Jumat, 3 Desember 2021 | 08:12 WIB
X