PT PII Berdayakan Ekonomi Warga Kelurahan Kedungpane lewat Pelatihan Urban Farming

- Sabtu, 14 Agustus 2021 | 21:31 WIB
PINDAH BIBIT: Warga praktek pertanian dasar dengan memindahkan bibit sawi ke media tanam yang lebih besar, misalnya polybag. (suaramedeka.com/Irawan Aryanto)
PINDAH BIBIT: Warga praktek pertanian dasar dengan memindahkan bibit sawi ke media tanam yang lebih besar, misalnya polybag. (suaramedeka.com/Irawan Aryanto)

SEMARANG, suaramerdeka.com - PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia Persero (PT PII) melatih warga Kelurahan Kedungpane, Kecamatan Mijen dengan program pemberdayaan ekonomi kreatif, urban farming. Program tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sosial PT PII yang juga merupakan salah satu Special Mission Vehicles (SMV) Kementerian Keuangan RI.

Dengan pelaksanaan kegiatan hingga bulan September mendatang. Khusunya terhadap warga yang berada dilingkungan sekitar konstruksi instalasi pengolahan air minum yang merupakan bagian dari proyek SPAM (Sistem Penyaluran Air Minum) Semarang Barat.

Direktur Utama PT PII, M Wahid Sutopo mengatakan bahwa hakikat bisnis perusahaan tentu tidak terlepas dari dukungan masyarakat. Untuk itu, perusahaan berkomitmen untuk senantiasa memberikan manfaat kepada masyarakat.

Baca Juga: Penelitian di Inggris: Sebagian Pasien Anak Pulih dari Corona Tak Kena Long Covid-19

''Program urban farming merupakan program pemberdayaan lanjutan dan cakupan yang lebih luas untuk masyarakat, disekitar project SPAM Semarang Barat, yang kali ini kami memberikan pelatihan kepada warga di RW 04 Kelurahan Kedungpane, Kecamatan Mijen.

Adapun kegiatan serupa juga pernah kami lakukan di wilayah RW 02 Kelurahan Bambankerep, Kecamatan Ngaliyan bulan Oktober sampai Desember tahun lalu,'' paparnya dalam pembukaan Program Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Urban Farming, secara daring, Sabtu (14/8)

Pihaknya berharap program urban farming bisa bermanfaat, baik untuk masing-masing keluarga maupun lingkungan tempat tinggal warga. Melalui ruang terbuka ''hijau'' untuk menyeimbangkan kualitas hidup warga dilingkungan sekitar proyek SPAM, Semarang Barat.

''Rangkaian program ini diawali dengan sosialisasi program yang sudah dilakukan beberapa waktu lalu. Misalnya kegiatan pelatihan bagi warga untuk memperkaya wawasan mulai dari pengenalan urban farming, pembibitan, pindah tanam, pemupukan, perawatan tanaman, pembuatan rumahkaca, demplot dan juga pengenalan tanaman estetik. Warga akan mendapatkan pendampingan dari Tiga Langkah, yang merupakan mitra yang ditunjukoleh PT PII sebagai pelaksana program,'' jelas Wahid.

Baca Juga: Brigadir Iis, Polwan Cantik Anggota Pasukan PBB, Tertantang Patroli di Daerah Konflik

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Inilah 2 Cara Cek Tarif JNE Tanpa Ribet!

Selasa, 6 Desember 2022 | 18:42 WIB
X