Keluhan Jasa Angkutan Daring Segera Ditindaklanjuti Pemerintah, Kemnaker Koordinasi dengan Kemenhub

- Jumat, 13 Agustus 2021 | 13:45 WIB
Menaker Ida Fauziyah. (suaramerdeka.com / dok)
Menaker Ida Fauziyah. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kementerian Ketenagakerjaan segera berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan terkait tarif angkutan barang, terutama yang melibatkan pengemudi angkutan daring.

Hal tersebut sebagai tindak lanjut setelah menggelar pertemuan dan menampung keluhan sejumlah driver e-commerce sebagai jasa pengantar barang secara online.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyatakan, pola kemitraan akan dievaluasi dan dikaji lebih mendalam agar posisi tawar driver terhadap aplikator maupun perusahaan jasa pengantar barang menjadi lebih setara dan adil.

“Hubungan kemitraan jangan sampai membatasi hak dan keselamatan kerja para driver,” ucap Menaker dalam keterangan tertulis melalui Humas Kemnaker, Jumat, di Jakarta.

Baca Juga: Deddy Corbuzier Mundur dari Medsos, Denny Darko: Dia Akan Kembali dengan Sesuatu yang Menggemparkan

Menurut Ida, jam kerja yang panjang dapat menyebabkan driver rentan kecelakaan. Sedang tarif antar yang minim membuat mereka sering bekerja di luar kapasitas normal sebagai manusia.

“Perlindungan terhadap mereka sama pentingnya dengan perlindungan terhadap para konsumen e-commerce,” ucapnya.

Sebelumnya, Kemnaker menggelar pertemuan dengan sejumlah kurir/driver e-commerce pada Kamis (12/8/2021) secara virtual.

Pertemuan tersebut merupakan respons Kemnaker atas petisi di change.org yang berjudul “Menaker Ida, Tolong Lindungi Kurir e-commerce, Mereka Belum Aman dan Sejahtera”.
Hingga 12 Agustus petisi itu didukung oleh 6.563 orang.

Baca Juga: Kementerian PPPA Dorong Pelaku UMKM Perempuan Naik Kelas

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X