PLN Dukung Industri Peternakan Ayam via Program Electrifying Agriculture

- Jumat, 13 Agustus 2021 | 11:08 WIB
Manager PLN UP3 Salatiga, Arif Rohmatin (kiri) saat berkunjung ke kandang milik warga di Krajan, Tengaran. (suaramerdeka.com / dok)
Manager PLN UP3 Salatiga, Arif Rohmatin (kiri) saat berkunjung ke kandang milik warga di Krajan, Tengaran. (suaramerdeka.com / dok)

SALATIGA, suaramerdeka.com - PLN berkomitmen untuk terus mendukung perekonomian masyarakat, salah satunya melalui program electrifying agriculture.

Yaitu pelayanan listrik untuk meningkatkan produktivitas para pelaku usaha di sektor pertanian, peternakan, perikanan, mau pun perkebunan.

"Berdasarkan data Badan Pusat Statistika, baik Kabupaten Semarang mau pun Kota Salatiga salah satu bidang agriculture yang cukup tumbuh adalah sektor peternakan, khususnya peternakan ayam," kata Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Salatiga, Arif Rohmatin.

"Dengan tumbuhnya sektor peternakan ini, PLN siap mendukung dan mendorong para pelaku industri melalui eksekusi penyambungan yang cepat dengan listrik yang handal, mudah, dan terjangkau," katanya saat berkunjung di sebuah kandang milik warga di Krajan, Tengaran, Kabupaten Semarang, kemarin.

Baca Juga: Lima Difabel Desa Kedungpuji Divaksin Dosis Pertama, Polsek Gombong Ikut Mengawal

Menurut Arif, PLN akan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada para pelaku usaha terutama pengusaha peternakan ayam.

Dengan andalnya jaringan listrik PLN, lanjut dia, diharapkan dapat meningkatkan keuntungan bagi para peternak ayam.

"Hingga saat ini, sebanyak 86 pelaku sektor peternakan di wilayah kerja PLN UP3 Salatiga telah mengikuti program electrifying agriculture dan telah merasakan langsung manfaatnya," ucapnya.

Amin Hambali, pemilik kandang ayam berkapasitas 12.000 ekor yang berlokasi di Krajan, Tengaran, Kabupaten Semarang, mengatakan, peranan listrik dari PLN sangat penting bagi para pelaku usaha peternakan.

Baca Juga: Calon Jamaah Usia 12-18 Tahun Boleh Haji dan Umrah dengan Syarat sudah 2 Kali Vaksinasi

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X