Dua Perancang Busana Sleman Usung Ecoprint Pounding

- Sabtu, 16 Februari 2019 | 21:00 WIB
Mara dan Sisca berpose dengan produk fashion ecoprint pounding karya mereka. (suaramerdeka.com/Amelia Hapsari)
Mara dan Sisca berpose dengan produk fashion ecoprint pounding karya mereka. (suaramerdeka.com/Amelia Hapsari)

SLEMAN, suaramerdeka.com - Meningkatnya ketertarikan masyarakat terhadap fashion mendorong Mara Novarina dan Fransisca Anandani untuk turut berkreasi menciptakan produk fashion. Karya yang mereka usung berkonsep kekinian dan unik namun tetap sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Hal ini diselaraskan dengan pola pikir warga Yogyakarta yang sudah maju dan modern tapi tidak meninggalkan identitas lokal.

Mara dan Sisca, demikian duo perancang itu biasa disapa yang sekaligus menjadi brand karya mereka, menawarkan produk fashion yang lain dari biasanya. Perbedaannya ada pada metode ecoprint dengan cara pounding dalam pewarnaan kain.

Dipilihnya bahan alami ini, menurut Sisca, merupakan bagian dari kampanye go green. "Kami ingin mengajak peduli lingkungan. Apalagi sekarang back to nature sedang menjadi isu hangat," katanya disela grand launching natural botanical clothing show 2019 di Abhayagiri Sumberwatu Heritage, Sabtu (16/2).

Pembeda lainnya adalah karya ecoprint mereka didesain dalam bentuk fashion, tidak sekedar lembaran kain. Busana ecoprint ini pun ternyata cocok digunakan untuk aktivitas sehari-hari hingga acara resmi.

Dalam fashion show itu ditampilkan sekitar 30 busana muslim dan casual yang semuanya terbuat dari bahan ecoprint pounding. Mara menambahkan, bahan alami yang digunakan sebagai pewarna dan desain printing berasal dari macam-macam daun. "Bahannya mudah dijumpai di sekitar kita karena sekaligus untuk memanfaatkan alam," ujarnya.

Fashion Mara dan Sisca dibanderol mulai dari kisaran harga Rp 500 ribu hingga Rp 2 juta tergantung jenis kain. Dengan harga yang terbilang tidak murah itu, produk ini menyasar konsumen kelas menengah ke atas.

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

Koperasi Mitra BI Ekspor Kopi ke Saudi Arabia

Jumat, 17 September 2021 | 20:35 WIB

Peran Dipertajam, Koperasi Sejenis Diminta Merger

Jumat, 17 September 2021 | 20:30 WIB

Kinerja PT KIW Tetap Positif di Masa Pandemi

Jumat, 17 September 2021 | 20:07 WIB

Pandemi, Pertumbuhan Investor Justru Makin Bersemi

Jumat, 17 September 2021 | 15:21 WIB
X