Aptrindo Tanjung Emas Semarang Keluhkan Tarif Tol Trans Jawa Mahal

- Sabtu, 16 Februari 2019 | 15:10 WIB
Foto Istimewa
Foto Istimewa

SEMARANG, suaramerdeka.com – Pembangunan tol Trans Jawa ternyata tidak sepenuhnya mendapat sambutan baik. Dalam hal ini banyak keluhan yang disampaikan sopir truk terkait mahalnya tarif tol Trans Jawa.

Ketua DPC Aptrindo Tanjung Emas Semarang Supriyono mengatakan tarif tol Trans Jawa dari Semarang ke Jakarta itu dipandang cukup memberatkan para supir truk. Apalagi jika sekali jalan dari Semarang ke Jakarta melalui tol Trans Jawa dibutuhkan dana sebesar Rp 1 juta.

Supriyono mengungkapkan cerita seorang sopir truk ketika mengantar barang dari Semarang ke Jakarta akan mendapat uang saku sebesar Rp3,5 juta. Uang itu digunakan untuk sopir dan kernet sebagai biaya operasional, selama mengantar barang ke tempat tujuan.

Apabila perusahaan berdasarkan permintaan konsumen menginginkan barang diantar cepat sampai tujuan dan harus melalui tol Trans Jawa, jelas Supritono, maka ada biaya tambahan untuk melalui jalan tol. Namun, jika tidak permintaan barang cepat sampai, maka para sopir tetap melalui jalur pantura atau jalan nasional.

“Dari DPC Aptrindo, semua kita serahkan ke masing-masing perusahaan. Kalau ada yang pengen cepet lewat tol, tentunya ada tambahan biaya untuk tolnya. Tapi, kalau mau menggunakan jalur biasa tidak buru-buru ya kita tetap pakai jalan nasional. Karena yang jelas, cukup berat dengan tarif tol sekarang ini. Dari Semarang ke Jakarta saja, bisa Rp1 juta sekali jalan dan kalau PP ya Rp 2 juta,” kata Supriyono, dilansir dari Radio Idola.

Menurut Supriyono, sebenarnya ada dampak positif lain dari dibukanya jalan tol Trans Jawa bagi para sopir dan itu dianggap cukup menguntungkan. Yakni, jalur pantura menjadi lebih lancar dan tidak terlalu padat.

“Dengan jalan tol, sebenarnya sangat diuntungkan. Karena, jalan nasional akan lebih lengang , sebab mobil pribadi banyak lewat jalan tol. Truk akan lebih lancar, karena bus pariwisata juga lewat tol. Ini keuntungan lainnya,” pungkasnya. 

Editor: Maya

Tags

Terkini

Koperasi Mitra BI Ekspor Kopi ke Saudi Arabia

Jumat, 17 September 2021 | 20:35 WIB

Peran Dipertajam, Koperasi Sejenis Diminta Merger

Jumat, 17 September 2021 | 20:30 WIB

Kinerja PT KIW Tetap Positif di Masa Pandemi

Jumat, 17 September 2021 | 20:07 WIB

Pandemi, Pertumbuhan Investor Justru Makin Bersemi

Jumat, 17 September 2021 | 15:21 WIB

Data Ritel AS Menguat, Harga Emas Berjangka Menurun

Jumat, 17 September 2021 | 08:12 WIB

Transaksi Fisik Pasar Timah Melonjak

Kamis, 16 September 2021 | 22:29 WIB
X