Menristekdikti Luncurkan Bukalapak - ITB Artificial Intelligence (AI) and Cloud Computing Innovation

- Minggu, 3 Februari 2019 | 07:13 WIB
Foto: suaramerdeka.com/Dok
Foto: suaramerdeka.com/Dok

BANDUNG, suaramerdeka.com - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir bersama Chief Executive Officer (CEO) Bukalapak Ahmad Zaky meresmikan Bukalapak - ITB Artificial Intelligence (AI) and Cloud Computing Innovation Center di Aula Barat ITB pada Jumat (1/2) lalu.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengapresiasi Bukalapak yang menjadi satu-satunya start-up dengan kapitalisasi aset di atas USD 1 Miliar yang telah membuka pusat penelitian (research center) di Indonesia.

"Bukalapak jadi satu-satunya unicorn di Indonesia yang research center-nya ada di perguruan tinggi. Mudah-mudahan bisa menjadi pioneer bagi unicorn-unicorn yang lain. Para anak muda ini harus punya mimpi besar. Jangan takut gagal. Gagal itu hal biasa," ungkap Nasir setelah meresmikan Innovation Center di bidang kecerdasan buatan (artificial intellegence) tersebut.

Ia mengajak perguruan tinggi untuk membuka diri terhadap kalangan profesional, termasuk membuka kesempatan bagi para praktisi untuk memberikan kesempatan berbagi ilmu dan pengalaman kepada mahasiswa.

"Kepada Rektor dan seluruh jajaran di ITB, mari kita membangun sistem pendidikan tinggi ini, dengan melihat masa depan yang lebih luas, dengan membuka diri atas kerja sama atau masukan dari para praktisi," ajaknya.

CEO Bukalapak Ahmad Zaky menyampaikan bahwa Bukalapak juga menyumbangkan Bukabike, yaitu sepeda kampus yang dapat dioperasikan secara gratis di ITB. Sepeda terdekat dapat ditemukan melalui aplikasi Bukalapak.

Ahmad Zaky juga menyatakan Bukalapak yang bergerak di dunia teknologi informasi, sangat rentan terhadap disrupsi teknologi sebagai akibat dari cepatnya perkembangan dari pesaing usaha.

"Tantangan bagi kami saat ini bagaimana mencari talenta di bidang Artificial Intelligence (AI), yang berkontribusi untuk Indonesia," ungkapnya. 

Bukalapak bekerja sama dengan ITB dalam membangun laboratorium riset Al pertama di Indonesia yang dapat memberdayakan talenta lokal untuk mengembangkan  kapasitasnya.

Halaman:

Editor: Rosikhan

Tags

Terkini

Pasar Kaliwungu jadi Percontohan Penerapan QRIS

Kamis, 25 November 2021 | 16:49 WIB

Faskes di Tanah Air Bisa Bersaing dengan Negara Maju

Kamis, 25 November 2021 | 14:25 WIB
X