Meutia: Bung Hatta Ingin Rakyat Punya Kemandirian Ekonomi

- Kamis, 12 Agustus 2021 | 21:23 WIB
Meutia Farida Hatta (suaramerdeka.com/dok)
Meutia Farida Hatta (suaramerdeka.com/dok)


JAKARTA, suaramerdeka.com - Meutia Farida Hatta mengatakan, bahwa keinginan Indonesia untuk merdeka yang diproklamirkan oleh Bung Karno dan Bung Hatta adalah keinginan bangsa untuk melepaskan diri dari penjajahan.

Hal itu disampaika putri Bung Hatta pada peringatan HUT Ke-199 Proklamator RI Mohammad Hatta yang digelar oleh Badan Nasional Kebudayaan Pusat (BKNP) PDI Perjuangan secara virtual melalui akun @bknp pdiperjuangan di YouTube, Kamis (12/8/2021).

Acara itu dihadiri Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Sekjen Hasto Kristiyanto. Hadir juga di acara itu sejumlah Ketua DPP PDIP diantaranya Ahmad Basarah dan Tri Rismaharini, serta jajaran BKNP yang dipimpin ketuanya Aria Bima. Anggota DPR dari Fraksi PDIP Rano Karno dan Paryono, turut hadir di acara itu, bersama ratusan kader partai dari seluruh Indonesia.

Baca Juga: H Mutahar, Pencipta Lagu 'Hari Merdeka' Ternyata Tokoh di Balik Paskibraka

"Karena itu, berjuang untuk mencapai kemerdekaan adalah berjuang untuk mencapai kemandirian nasional. Jadi tidak lagi bergantung pada penjajah kolonial. Dan Bung Hatta dan Bung Karno sering menyebutnya dengan tidak ketergantungan pada bangsa lain." kata Meutia.

Menurut dia, kunci dari kemandirian adalah kesadaran rakyat akan harga diri dan kedaulatan terlepas dari penjajahan bangsa lain. Karena itu, menurutnya, Bung Hatta menyarankan rakyat untuk menabung. Bahkan meminta Menteri Keuangan Syafrin Prawiranegara untuk mengeluarkan obligasi yang disebut pinjaman nasional pada 1950. "Jadi Bung harta tidak mau menganjurkan negara berutang pada luar negeri. Jadi ini semua soal kemandirian," ungkap Meutia.

Dia menuturkan, Bung Hatta selalu menekankan pemberdayaan ekonomi rakyat, ini artinya memandirikan rakyat untuk hajat hidup orang banyak, ekonomi rakyat meningkatkan tulang punggung ekonomi nasional karena rakyat kita memproduksi kebutuhan pokok rakyatnya sendiri.

Baca Juga: Uji Coba Mal di Semarang Masa PPKM Level 4, Disperindag: Pengunjung Masih Kesulitan Scanning Bukti Vaksinasi

"Jadi Bung Hatta berulang kali mengatakan, bahwa kita harus memenuhi kebutuhan hidup masyarakat. Jadi lagi-lagi kemandirian memenuhi sendiri kebutuhan dalam negeri. Jadi titik tolaknya adalah kita jangan mengekspor barang mentah, tapi ekspor harus hasil jadi yang kita olah dulu, supaya ada pekerjaan, ada uang, pemasukan, lalu mereka punya daya beli," jelas Meutia.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPR Danamon Raih Properti Indonesia Award 2021

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 19:12 WIB
X