Uji Coba Mal di Semarang Masa PPKM Level 4, Disperindag: Pengunjung Masih Kesulitan Scanning Bukti Vaksinasi

- Kamis, 12 Agustus 2021 | 20:01 WIB
PANTAUAN MAL: Disperindag memantau uji coba pembukaan Java Supermall, Kamis (12/8). (suaramerdeka.com/Irawan Aryanto)
PANTAUAN MAL: Disperindag memantau uji coba pembukaan Java Supermall, Kamis (12/8). (suaramerdeka.com/Irawan Aryanto)

 

SEMARANG, suaramerdeka.com - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Tengah melakukan pemantauan uji coba pembukaan pusat perbelanjaan pada PPKM Level 4 di Semarang.

Hal ini terkait dengan keputusan pemerintah pusat yang memberi lampu hijau terhadap 138 pusat perbelanjaan atau mal untuk melakukan uji coba operasional. 138 pusat perbelanjaan tersebut tersebar di DKI Jakarta, Surabaya, Bandung dan Semarang.

Kepala Disperindag Jateng, M Arif Sambodo mengatakan, khusus di Semarang ada enam mal yang dibuka. Oleh sebab itu kami ingin melihat langsung, kira-kira kendala apa yang dihadapai baik pengelola mal, pengunjung pengunjung atau yang lainnya.

Baca Juga: Pascapandemi, Membangun Kembali Perekonomian Harus Berkeadilan Lingkungan, Sosial, Ekonomi

''Misalnya saat pengunjung akan masuk ke mal harus men-scan QR code yang tertempel dipintu masuk. Banyak dari mereka yang mengalami kesulitan karena tidak muncul bukti vaksinasi ketika men-scan. Ini kurang lancar, dan bisa menimbulkan antrian. Perlu ada pemecahannya. Ini membutuhkan waktu untuk diinformasikan dan disosialisasikan tentang aplikasi di website Lindungi Peduli kepada masyarakat seluar-luasnya. Oleh sebab itu, uji coba ini menjadi salah satu bahan masukan ke pemerintah pusat,'' papar Arif Sambodo saat memantau langsung uji coba pembukaan di Java Supermall, Kamis (12/8).

Pihaknya menambahkan Disperindag Jateng tentunya akan menjembatani apa yang ada atas pelaksanaan uji coba ini. Dengan komunikasi, evaluasi, koordidasi baik pemerintah pusat, provinsi dan kota, yang terus dilakukan.

Dengan diberlakukan PPKM Jawa- Bali mulai ada penurunan jumlah kasus Covid-19. Sehingga dengan penurunan angka covid-19 saat ini juga pararel dengan membangkitkan ekonomi. Dengan demikian, kegiatan-kegiatan ekonomi baik di mal, supermaket, atau tempat wisata bisa berdampingan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Baca Juga: Karena Alasan Ini, Pengunjung Mal Tak Disyaratkan Tunjukkan Kartu Vaksin

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X