Bayar Pajak di Semarang Kini Bisa Gunakan Aplikasi Android

- Senin, 31 Desember 2018 | 11:21 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi didampingi Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu memberikan SPPT pajak kepada wajib pajak dalam Jalan Sehat Tertib Pajak Daerah dalam Rangka Penyampaian SPPT PBB Tahun 2019. (Foto suaramerdeka.com/Yulianto)
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi didampingi Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu memberikan SPPT pajak kepada wajib pajak dalam Jalan Sehat Tertib Pajak Daerah dalam Rangka Penyampaian SPPT PBB Tahun 2019. (Foto suaramerdeka.com/Yulianto)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pemkot Semarang berusaha mempermudah warganya dalam fasilitas pembayaran pajak. Salah satunya dengan membuat kebijakan, pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB) menggunakan aplikasi Android, dengan menggandeng Go-Pay. 

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, pihaknya ingin membuat inovasi untuk meningkatkan realisasi penerimaan pajak daerah. 

"Kami ingin mempermudah warga. Kini bayar PBB tak perlu harus bawa uang cash dan datang ke pemkot atau ke kecamatan. Bisa langsung bayar pakai aplikasi Go-Pay," katanya dalam Jalan Sehat Tertib Pajak Daerah dalam Rangka Penyampaian SPPT PBB Tahun 2019 Kepada Kecamatan, Kelurahan, RT dan RW se-Kota Semarang dan Launching Pembayaran Pajak Melalui Aplikasi, Minggu (30/12). 

Pembayaran PBB, katanya, penting untuk menyangga pembangunan di Kota Semarang. Selain pembayaran dipermudah, warga juga ada cash back 20 persen dari pembayaran PBB menggunakan Go-Pay, yang masuk ke saldo Go-Pay wajib pajak. Masyarakat juga diimbau untuk tak khawatir dengan sistem pembayaran seperti ini. Karena di era sekarang banyak fasilitas yang memudahkan, praktis, dan aman bagi warga. 

"Kami berharap dengan kemudahan ini akan ada peningkatan penerimaan pajak daerah dari sektor PBB. Masih ada 30 persen yang bisa ditingkatkan. Harapannya transaksi semakin banyak, bisa lebih dari Rp 450 miliar seperti yang terealisasikan tahun ini. Targetnya tahun 2019 bisa sampai Rp 570 miliar," tegasnya. 

Sementara Kepala Bapenda Kota Semarang, Yudi Mardiana mengatakan, untuk meningkatkan penerimaan pendapatan dari sektor PBB pihaknya menggandeng Go-Pay. Harapannya aplikasi ini mempermudah proses pembayaran bagi masyarakat. 

"Wajib pajak bisa membayar dari rumah dan dari manapun. Dengan fasilitas ini kami yakin tahun 2019 bisa meningkatkan pencapaian pajak. Minimal bisa mencapai 80 persen dari target Rp 572 miliar," tandasnya.

Editor: Maya

Tags

Terkini

Dinkop Nyatakan Koperasi Tekad UPGRIS Kategori Sehat!

Jumat, 3 Februari 2023 | 16:19 WIB
X