Batam Logistic Ecosistem Diluncurkan, Diharap Mendorong Lebih Banyak Investasi Masuk

- Selasa, 10 Agustus 2021 | 13:05 WIB
Ilustrai pelabuhan peti kemas untuk ekspor impor (suaramerdeka.com / dok)
Ilustrai pelabuhan peti kemas untuk ekspor impor (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves, Ayodhia G L Kalake menjelaskan, peluncuran Batam Logistic Ecosistem (BLE) akan menyederhanakan proses logistik di pelabuhan, mempersingkat waktu layanan, dan berlaku selama 24 jam per minggu

"BLE diharapkan mampu mendorong lebih banyak investasi masuk. Sistem BLE ini perlu untuk dijadikan percontohan untuk digunakan secara nasional nantinya di berbagai pelabuhan di Indonesia," ujar Ayodhia.

Dikatakannya, BLE akan dijadikan percontohan untuk pelabuhan besar lainnya. Dengan sistem seperti ini tidak ada lagi pungutan liar dan sistem bisnis yang menyulitkan.

Baca Juga: Kemenkes Pastikan Efek Pemberian Vaksin Dosis Ketiga Tidak Berbahaya, Siti Nadia: Sama Seperti Lainnya

"Sistem BLE ini diharapkan mampu menurunkan biaya logistik nasional. Penurunan biaya logistik nasional ditargetkan turun dari 23,5 persen menjadi sekitar 17 persen pada 2024 sebagaimana tercantum dalam Perpres No 18 Tahun 2020 yang sesuai dengan RPJMN 2020-2024 agar dipercepat capaiannya. Demikian juga dengan Inpres No 5 2020 tentang Ekosistem Logistik Nasional yang dapat diselesaikan sebelum 2024," beber Ayodhia.

VP Terminal PT Kereta Api Logistik, Didik Harijanto menjelaskan value chain kereta api dalam kegiatan transportasi multimoda. Dikatakannya, KAI Logistik memiliki integrated pricing strategy yang menghubungkan antar first/last mile service.

"Hal itu menghubungkan produsen di hulu yang ada dengan integrasi moda yang ada di hilir," jelas Didik.

Ketua Indonesian Multimodal Transport Association (IMTA) Siti Ariyanti mengharapkan, dengan adanya aturan yang dibuat pemerintah, akan memudahkan jasa logistik.

Baca Juga: Pertamina Akan Kelola Blok Rokan, Kinerja Diharap Dipertahankan dan Ditingkatkan

Kegiatan multimoda transport dari dulu sudah dilakukan dalam proses pengiriman barang dari satu poin ke poin yang dituju.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X