Premi Menopang Pertumbuhan Aset Industri Asuransi

- Selasa, 10 Agustus 2021 | 06:30 WIB
Ilustrasi asuransi. (Steven Buissinne / Pixabay)
Ilustrasi asuransi. (Steven Buissinne / Pixabay)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Berdasarkan statistik asuransi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pada Juni 2021 total aset industri asuransi tercatat mencapai Rp 768,49 triliun atau tumbuh 11 persen (year-on-year/yoy) dari sebelumnya yang sebesar Rp 692,36 triliun.

Perolehan tersebut mencapai jumlah terbesar pada semester I/2021 setelah sempat menurun pada 2020 akibat pandemi Covid-19.

Selain tumbuh secara tahunan, perolehan aset pada semester I/2021 berhasil melampaui catatan aset industri asuransi sebelum pandemi Covid-19.

Pada Desember 2019, total aset industri tercatat sebesar 735,8 triliun, lalu terjadi penurunan menjadi Rp 691,7 triliun pada Maret 2020 dan berlanjut hingga kuartal II/2020 sebagai dampak pandemi Covid-19.

Baca Juga: PPKM Diperpanjang Lagi, Jangan Dulu Bawa Anak-Anak dan Lansia ke Mal

Nilai aset pada akhir Desember 2019 merupakan catatan tertinggi industri asuransi, tapi harus terkoreksi akibat pandemi.

Secara akumulasi, aset industri asuransi pada Desember 2020 senilai Rp 737,9 triliun berhasil melewati catatan 2019.

Namun, jika dilihat per sektornya, perolehan aset tertinggi terjadi pada 2021 yakni berhasil melewati catatan tertinggi pada sebelum pandemi Covid-19.

Pertumbuhan aset pada penghujung semester I/2021 dipengaruhi oleh perolehan premi yang juga tumbuh baik.

Baca Juga: Sambut Tahun Baru 1 Muharram, Menag Serukan Semangat Hijrah dan Gotong Royong Hadapi Pandemi

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hyundai Optimistis Creta Bisa Merajai Segmen SUV

Rabu, 1 Desember 2021 | 19:52 WIB
X