Semester Satu 2021, BCA Syariah Catatkan Pertumbuhan Aset Rp9,7 Triliun

- Jumat, 6 Agustus 2021 | 15:14 WIB
aset BCA Syariah di Juni 2021 tercatat sebesar Rp9,7 triliun, meningkat sebesar 14,3% secara tahunan (yoy) dibandingkan Juni 2020 yang sebesar Rp8,5 triliun. (suaramerdeka.com/dok)
aset BCA Syariah di Juni 2021 tercatat sebesar Rp9,7 triliun, meningkat sebesar 14,3% secara tahunan (yoy) dibandingkan Juni 2020 yang sebesar Rp8,5 triliun. (suaramerdeka.com/dok)


JAKARTA, suaramerdeka.com -PT. Bank BCA Syariah (BCA Syariah) tumbuh positif dari segi aset, pembiayaan, dana pihak ketiga dan laba pada semester satu tahun 2021.

Direktur BCA Syariah Pranata Nazamuddin memaparkan, aset BCA Syariah di Juni 2021 tercatat sebesar Rp9,7 triliun, meningkat sebesar 14,3% secara tahunan (yoy) dibandingkan Juni 2020 yang sebesar Rp8,5 triliun.

Pertumbuhan aset BCA Syariah didukung oleh pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang per Juni 2021 tercatat sebesar Rp6,8 triliun atau meningkat 13,2% yoy dibandingkan periode yang sama tahun 2020 sebesar Rp6,0 triliun.

Baca Juga: Pensiun MotoGP, Rossi Bakal Rindu Kehidupan seorang Atlet

Sementara Pembiayaan BCA Syariah sampai dengan Juni 2021 juga menunjukkan pertumbuhan kendati menghadapi tantangan perlambatan ekonomi serta masih rendahnya permintaan pembiayaan untuk ekpansi usaha dalam masa pandemi.

Pembiayaan BCA Syariah per Juni 2021 tercatat sebesar Rp5,9 triliun, tumbuh 3,5% yoy dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Dalam melaksanakan fungsi intermediasi, penyaluran pembiayaan BCA Syariah masih difokuskan pada sektor. produktif diantaranya sektor industri pengolahan, perdagangan dan proyek-proyek infrastruktur strategis pemerintah.

Kualitas pembiayaan BCA Syariah dapat dipertahankan pada level yang rendah dan sehat dengan Non Performing Financing (NPF) Gross tercatat sebesar 0,73% dan NPF Net sebesar 0,01%, " katanya dalam acara Pemaparan Kinerja BCA Syariah Semester 1-2020 secara virtual kepada media, Jumat, 6, Agustus 2021.

Baca Juga: 3 Pendaki Diduga Tersesat, Tim SAR Gabungan Sisir Gunung Ungaran

Sementara itu untuk profitabilitas sampai dengan Juni 2021 meningkat dengan Laba Sebelum Pajak (Profit Before Tax) tercatat sebesar sebesar Rp44,2 miliar atau meningkat 18,3% dibandingkan dengan tahun lalu yang tercatat sebesar Rp37,3 miliar.

Presiden Direktur BCA Syariah, Yuli Melati Suryaningrum menambahkan ditengah pandemi Covid-19, BCA Syariah senantiasa menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan pembiayaan serta dalam mengelola segala risiko yang ada.

"Sinergi dengan BCA sebagai induk usaha juga semakin intensif dilakukan dalam rangka percepatan digitalisasi perbankan serta perluasan jaringan layanan untuk memberikan layanan syariah kepada masyarakat," jelasnya.

Baca Juga: Taat Pribadi Bakal Habis-habisan di PON Papua, Tetap Semangat Tak Kenal Usia

Yuli mengatakan, pandemi juga turut mendorong percepatan penggunaan perbankan elektronik diantaranya tercermin dari transaksi melalui e-channel yang mendominasi jumlah transaksi nasabah di BCA Syariah selama tahun 2021 hingga 54%.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X