Pelaku Usaha Peternakan Butuh Pakan Ternak dan Inovasi, Keterlibatan Akademisi Diperlukan

- Jumat, 9 Desember 2022 | 05:30 WIB
Seminar dan Diseminasi Peluang dan Tantangan Startup Digital Kemitraan Usaha Produksi Hijauan Pakan Ternak dalam Usaha Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat dan Para Pelaku Usaha Industri Peternakan di Indonesia. (SM/dok)
Seminar dan Diseminasi Peluang dan Tantangan Startup Digital Kemitraan Usaha Produksi Hijauan Pakan Ternak dalam Usaha Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat dan Para Pelaku Usaha Industri Peternakan di Indonesia. (SM/dok)

SALATIGA,suaramerdeka.com- Kebutuhan pakan ternak dan inovasi di bidang pangan sangat diperlukan pelaku usaha peternakan.

Suprihadi, S.Si., M.Kom., mengatakan program matching fund dilaksanakan dengan melihat masalah yang dihadapi usaha perternakan.

Antara lain, jumlah produk belum mampu memenuhi kebutuhan pasar dan pelangan.

Terbatasnya lahan produksi, serta harga bahan baku complete feed cukup mahal.

Baca Juga: 7 Tanaman Cepat Panen Mudah Dibudidayakan, Tidak Pusing Hadapi Resesi dan Krisis Pangan, Salah Satunya Bayam

Program yang berjudul “Pengembangan Aplikasi Practical ERP Untuk Startup Kemitraan Usaha Produksi Hijauan Pakan Ternak” ini merupakan wujud nyata dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud) Republik Indonesia. 

Melalui portal Kedaireka, tim Pengusul dari UKSW bersama mitra Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) dari CV. Cahaya Baru telah melaksanakan beberapa kegiatan.

Ini dalam upaya menerapkan rencana bisnis dan business model canvas (BMC) untuk Startup yaitu eRumputTernak. 

Baca Juga: Gunung Semeru Jadi Favorit Pendaki, Ada Larangan Harus Dipatuhi Demi Menghindari Kejadian Tidak Diinginkan

Halaman:

Editor: Hendra Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X