Apresiasi Inflasi Semakin Turun, Presiden Minta Mendagri Peringatkan Daerah yang Abai

- Rabu, 7 Desember 2022 | 09:36 WIB
Presiden Joko Widodo menyampaikan sejumlah arahan pada sidang kabinet paripurna yang digelar bersama para Menteri Kabinet Indonesia Maju (Kris/Biro Pers Setpres)
Presiden Joko Widodo menyampaikan sejumlah arahan pada sidang kabinet paripurna yang digelar bersama para Menteri Kabinet Indonesia Maju (Kris/Biro Pers Setpres)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi inflasi yang terus menurun.

Pasalnya, inflasi pada 3 bulan yang lalu berada di angka 5,9 dan berhasil turun ke 5,7 hingga ke 5,4.

Capaian ini menunjukkan adanya progres dari perintah belanja yang dilakukan oleh kepala daerah.

Baca Juga: Pake Cara Ini Aja, Manuk Trucukan Gacor Pagi-Siang dan Malam, Cuma Modal 7 Teknik Ini Doang, Mudah Dicoba

Presiden Joko Widodo meyakini hal tersebut bisa lebih baik saat Menteri Dalam Negeri kembali memberikan perintah.

"Ini kelihatan sekali inflasi dari tiga bulan yang lalu 5,9 (persen), lari turun ke 5,7 (persen), lari turun ke 5,4. Ini artinya daerah sudah melakukan tetapi bisa masih diberikan peringatan lagi agar semua melakukan dan saya lihat nanti akan turun dan turun lagi," ujar presiden saat sidang kabinet paripurna di Istana Negara Jakarta, Selasa 6 Desember 2022.

Jokowi melanjutkan, kepala daerah untuk bisa lebih berperan terhadap pengendalian inflasi melalui kegiatan belanja.

Baca Juga: Bukan Solo, Ternyata Ini Lho Kota Tertua di Jawa Tengah, Usianya Sudah di Atas 1000 Tahun

Untuk itu, ia memerintahkan Mendagri Tito Karnavian untuk memberikan peringatan kepada daerah-daerah yang belum melakukan pengendalian inflasi.

"Saya minta kepada Menteri Dalam Negeri untuk terus menyampaikan kepada kepala daerah dalam pengendalian inflasi. Ini sudah dilakukan tapi ada beberapa daerah yang belum memberikan peringatan dan ini kelihatan sekali," jelasnya.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X