Usung Transformasi Ekonomi, Upaya Bappenas Capai Visi Indonesia 2045

- Kamis, 5 Agustus 2021 | 09:36 WIB
Suharso Monoarfa saat menyampaikan Pidato Kunci Penutup dalam Webinar 50 Tahun Nalar Ajar Terusan Budi: CSIS dan Transformasi Ekonomi Menuju Indonesia 2045. (suaramerdeka.com / dok)
Suharso Monoarfa saat menyampaikan Pidato Kunci Penutup dalam Webinar 50 Tahun Nalar Ajar Terusan Budi: CSIS dan Transformasi Ekonomi Menuju Indonesia 2045. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com – Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menegaskan bahwa upaya Indonesia untuk optimalisasi penanganan pandemi Covid-19 berjalan beriringan dengan strategi pembangunan untuk mencapai Visi Indonesia 2045.

Hal itu disampaikan Menteri Suharso saat menyampaikan Pidato Kunci Penutup dalam Webinar 50 Tahun Nalar Ajar Terusan Budi: CSIS dan Transformasi Ekonomi Menuju Indonesia 2045 yang digelar daring, Rabu (4/8)

“Kami berharap pada 2045, Indonesia akan menjadi negara maju dan memiliki pendapatan kelima terbesar di dunia dengan pendapatan per kapita USD 23.000 dan lepas dari jebakan Middle Income Trap (MIT) pada 2036,” jelas Suharso.

Akibat pandemi Covid-19 yang melanda tanah air sejak Maret 2020, ekonomi Indonesia yang terkontraksi di kuartal I 2021 masih berupaya bangkit.

Baca Juga: Investor Bereaksi pada Data Pekerjaan, Harga Emas Berjangka Naik

Terutama agar tingkat kesejahteraan meningkat dan status Indonesia kembali menjadi upper middle income country seperti sebelumnya pada 2019 mengingat saat ini, status tersebut turun menjadi lower middle income country.

Tugas besar Indonesia agar berhasil melewati pandemi adalah dengan melaksanakan transformasi ekonomi yang disertai komitmen melaksanakan protokol kesehatan, termasuk mencapai target vaksinasi.

“Kami berharap, base pada 2022 dengan pertumbuhan enam persen, maka trajectory PDB bisa dimulai pada 2029."

"Dunia terus berubah dan Indonesia harus siap dengan perubahan, maka Kementerian PPN/Bappenas mengoordinasikan penyiapan Redesain Transformasi Ekonomi Indonesia 2022-2045,” urai Menteri Suharso.

Baca Juga: Tren Covid-19 Indonesia Menurun dalam 2 Minggu, Wiku: Jangan Terlena dan Tetap Waspada

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harga Emas Naik di Tengah Kekhawatiran Inflasi AS

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 08:48 WIB

UMKM Perlu Mulai Berani Melibatkan Investor

Jumat, 22 Oktober 2021 | 21:34 WIB
X