Inflasi Melandai, Ditopang Volatile Food yang Menurun karena Extra Effort Pengendalian Inflasi

- Jumat, 2 Desember 2022 | 22:38 WIB
Ilustrasi inflasi(Gerd Altmann/Pixabay)
Ilustrasi inflasi(Gerd Altmann/Pixabay)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Inflasi November 2022 melandai dari tingkat inflasi bulan sebelumnya.

Secara tahunan, inflasi November 2022 tercatat sebesar 5,42 persen (yoy), menurun dibanding inflasi bulan Oktober 2022 sebesar 5,71 persen (yoy).

Penurunan ini ditopang inflasi volatile food (VF) yang menurun karena extra effort pengendalian inflasi seluruh pihak di tengah inflasi Administered Prices (AP) yang masih tinggi.

Sementara secara bulanan, pada November tercatat mengalami inflasi sebesar 0,09% (mtm).

Baca Juga: Alhamdulillah, Tanpa Set Top Box Bisa Menyaksikan Siaran TV Digital, Meski TV Analog belum Support TV Digital

“Pencapaian inflasi Indonesia masih tetap terkendali di tengah tren inflasi tinggi yang masih terjadi di berbagai negara. Seperti Uni Eropa saat ini inflasinya tercatat sebesar 10 persen (yoy) pada November 2022. Kemudian India dan US yang realisasi inflasinya masing-masing tercatat sebesar 6,77 persen (yoy) dan 7,7 persen (yoy),” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Nailul Huda menilai pelandaian inflasi pada November 2022 menjadi modal yang baik jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2023.

Pasalnya, akhir tahun identik dengan kenaikan harga berbagai macam kebutuhan.

"Ini modal yang cukup baik mengingat akhir tahun sudah mulai naik harga-harga kebutuhan secara umum. Harga telur udah mulai menanjak ini," terangnya.

Baca Juga: Senang Banget, Bisa Menyaksikan Siaran TV Digital pada TV Analog, Sudah Support TV Digital, Tanpa Set Top Box

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X