Moro Borobudur 2022, Awal Bangkitnya Perekonomian Kota Magelang dan Area Borobudur

- Jumat, 2 Desember 2022 | 10:00 WIB
Salah satu sajian tarian dalam event Moro Borobudur 2023. (suaramerdeka.com / dok)
Salah satu sajian tarian dalam event Moro Borobudur 2023. (suaramerdeka.com / dok)

MAGELANG, suaramerdeka.com - Setelah tertunda dua kali karena pandemi, event Moro Borobudur kembali digelar di Balkondes (Balai Ekonomi Desa) PLN di Desa Ngadihardjo, Magelang.

Konsep Moro Borobudur adalah festival yang diikuti oleh UMKM expo sekaligus ajang industri kreatif dan seniman musik etnik & Kontemporer dalam menyajikan karya terbaiknya.

"Hal penting lainnya adalah Moro Borobudur diselenggarakan dengan protokol kesehatan sesuai dengan peraturan Kementerian Kesehatan," ujar Dyah Listyorini selaku Marketing Communication.

Baca Juga: Senang Banget, Bisa Menyaksikan Siaran TV Digital pada TV Analog, Sudah Support TV Digital, Tanpa Set Top Box

Moro Borobudur 2022 mulai dibuka dengan menampilkan tarian tradisional” Kubro Siswo”.

Kemudian Tari Jatilan, Tari Soreng, Tari Topeng, Tari Ndolalak yang merupakan tarian khas Magelang.

Kemudian ditutup dengan tarian legenda yang sering di tampilkan pada saat penyambutan tamu yaitu “Sendratari Putri Manohara”.

Baca Juga: Cek Prakiraan Cuaca Semarang 2 Desember 2022: Waspada! Ada Potensi Hujan Ringan pada Pagi dan Malam Hari

Dilanjutkan dengan penampilan dari Band Perkusi yang Namanya sudah mendunia yaitu “Plenthe Percussion”.

Di puncak acara akan menghadirkan Grup Band yang saat ini sedang hits di kalangan anak muda yaitu “Guyon Waton”.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X