Hutang RI Naik Jadi Rp 7.496,70 Triliun Kemenkeu: Pemerintah Komitmen untuk Kelola dengan Hati-Hati

- Senin, 28 November 2022 | 14:31 WIB
Ilustrasi orang sedang menghitung hutangnya. (pixabay.com/shameersrk)
Ilustrasi orang sedang menghitung hutangnya. (pixabay.com/shameersrk)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat posisi utang pemerintah mencapai 7.496,70 triliun per 31 Oktober 2022. Jumlah utang itu naik Rp 76,23 triliun dari posisi bulan sebelumnya yang sebesar Rp 7.420,47 triliun. 

Mengutip dari buku APBN KiTa edisi November 2022 pada Senin, 28 November 2022, Kemenkeu menyatakan bahwa posisi utang pemerintah saat ini masih dalam rasio aman atas produk domestik bruto (PDB). 

Tercatat, rasio utang terhadap PDB sebesar 38,36 persen pada Oktober 2022.

Angka ini menurun jika melihat periode yang sama pada tahun lalu sebesar 39,96 persen. 

Baca Juga: Lebih Joss dari Antena UHF, Alat Ini Bisa Jangkau Sinyal TV Digital Jarak Jauh, Bisa Buat Sendiri dengan Mudah

Dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, telah ditetapkan bahwa batas rasio utang pemerintah, yakni sebesar 60 persen atas jumlah PDB. 

"Rasio utang terhadap PDB dalam batas aman, wajar, serta terkendali diiringi dengan diversifikasi portofolio yang optimal," tulis Kemenkeu dalam buku tersebut.

Secara rinci, utang pemerintah terdiri dari dua jenis, yakni: surat berharga negara (SBN) dan pinjaman. 

Namun, sebagian besar utang pemerintah dalam bentuk SBN dengan porsi sebesar 88,97 persen. Sedangkan dalam bentuk pinjaman hanya sebesar 11,03 persen. 

Baca Juga: Hanya dengan Bahan ini, Banyak Manfaat bagi Pelaku Usaha Ternak Unggas

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X