PPKM Level 4 Tak Jadi Kendala, Shopee dan Tokopedia Malah Meraup Untung, Ini Strateginya

- Rabu, 4 Agustus 2021 | 17:24 WIB
PAJAK ONLINE: Tokopedia E-Samsat dan Sistem Administrasi Kendaraan dan Pajak Online (Sakpole) Jawa Tengah, wajib pajak dapat memotong tiga jalur antrian sekaligus, yaitu proses registrasi kelengkapan dokumen, pembayaran, hingga pengesahan. (suaramerdeka.com/dok)
PAJAK ONLINE: Tokopedia E-Samsat dan Sistem Administrasi Kendaraan dan Pajak Online (Sakpole) Jawa Tengah, wajib pajak dapat memotong tiga jalur antrian sekaligus, yaitu proses registrasi kelengkapan dokumen, pembayaran, hingga pengesahan. (suaramerdeka.com/dok)


JAKARTA, suaramerdeka.com - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 masih diperpanjang hingga 9 Agustus. Dalam penerapannya, Shopee dan Tokopedia justru meraup keuntungan karena lonjakan permintaan konsumen.

Head of Public Affairs Shopee Indonesia Radynal Nataprawira mengakui, beberapa jenis barang yang dijual mengalami kenaikan permintaan selama PPKM.

“Yang paling banyak dicari itu kategori makanan dan minuman, kesehatan, serta kebutuhan esensial," katanya seperti dikutip dari Katadata.co.id, Selasa (3/8).

Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, perusahaan teknologi asal Singapura itu, Shopee terus bekerjasama dengan mitra penjual dan brand untuk memastikan ketersediaan stok.

E-commerce bernuansa oranye itu pun menyediakan halaman khusus #ShopeeDariRumah yang berisi kebutuhan esensial yang dikurasi , juga menyediakan halaman khusus #ShopeeDariRumah yang berisi kebutuhan esensial yang dikurasi.

Baca Juga: Ini Pentingnya Sistem Peringatan Dini Multi-Bahaya Hidrometeorologi

Shopee juga menyediakan promosi seperti voucer gratis ongkos kirim (ongkir) dan uang kembali (cashback) hingga 50% untuk produk kesehatan dan kebutuhan esensial. Selain itu, menyediakan infografis informasi Covid-19 di platform

Anak usaha Sea Group itu pun menyederhanakan proses pengiriman guna memudahkan penjual.

Selain itu, memberikan kelonggaran kebijakan operasional selama PPKM terkait masa pengemasan dan tingkat pelayanan.

Sedangkan Tokopedia mencatat ada kenaikan transaksi pada kategori kecantikan, makanan, kesehatan, hingga rumah tangga. Ada tiga produk paling laku pada kategori kesehatan selama PPKM darurat yakni alat pengukur kadar oksigen atau oximeter, vitamin, dan masker.

Baca Juga: Pasokan Vaksin Covid-19 di Provinsi Padat Penduduk harus Proporsional, RK: Biar Tidak Terlambat

Untuk kategori makanan dan minuman, setidaknya ada empat produk yang diburu. Keempatnya yaitu kopi, paket dan parsel makanan, bumbu, dan bahan makanan.

Pada kategori rumah tangga, produk yang paling populer yaitu handuk, bantal tidur, dan cairan disinfektan.

Tokopedia pun menyediakan laman khusus yakni Tokopedia Peduli Sehat untuk produk kesehatan, serta Tokopedia NYAM yang mencakup makanan dan minuman.

External Communications Senior Lead Tokopedia Ekhel Chandra Wijaya mengatakan, perusahaan mengantisipasi lonjakan permintaan selama PPKM level 4 dari sisi pengiriman barang. "Kami terus berkolaborasi dengan 13 mitra logistik,” ujarnya kepada Katadata.co.id.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Kata Data

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Optimis Konsisten, Tren Kiprah Investor Muda Melambung

Minggu, 17 Oktober 2021 | 06:40 WIB

Mitra10 Ekspansi Gerai Ke-41 di Semarang

Jumat, 15 Oktober 2021 | 09:24 WIB

Pertamina Lubricants Dekatkan Diri dengan Masyarakat

Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:08 WIB
X