Indonesia Adalah Pasar Kendaraan Bermotor Terbesar di ASEAN, Tetapi Car Ratio R4 Masih Rendah

- Senin, 21 November 2022 | 18:59 WIB

KARAWANG, suaramerdeka.com - Di tengah berbagai tantangan The Perfect Storm yang tengah melanda dunia saat ini, perekonomian Indonesia tetap mampu bangkit dan meneruskan tren pemulihannya.

Pada Kuartal III-2022, perekonomian Indonesia tetap melanjutkan pertumbuhan positif yakni sebesar 5,72 persen (yoy).

Indonesia juga disebut sebagai “the bright spot in the dark”, dengan perekonomian yang mampu tumbuh di atas rata-rata perekonomian global.

Baca Juga: Cuma Berbekal Antena Biasa Bisa Menyaksikan Siaran TV Digital Tanpa Set Top Box? Ini Buktinya

Pertumbuhan ekonomi yang impresif tersebut salah satunya ditopang oleh pertumbuhan sektor industri pengolahan non migas.

Industri pengolahan non migas mampu tumbuh sebesar 4,88 persen (yoy) dengan kontribusi sebesar 16,10 persen terhadap PDB.

Sementara itu, pertumbuhan sektor otomotif sendiri berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional.

Industri Alat Angkutan merupakan salah sektor industri yang tergabung dalam industri pengolahan non migas.

Baca Juga: Hayooo, Sudah WhatsApp Nomor Ini atau belum? Nyesel Kalau Tidak Kebagian Set Top Box Gratis, Buruan!

Bahkan sektor ini pun bertumbuh cukup signifikan sejak Kuartal II-2021 lalu.

Sehingga mampu meneruskan tren pemulihan sampai tumbuh mencapai 10,26 persen pada Kuartal III2022.

Dari sisi produksi, utilisasi industri kendaraan bermotor pada Oktober 2022 lalu mencatatkan capaian sebesar 69,20 persen, sudah meningkat lebih tinggi dibandingkan selama pandemi yang rata-rata hanya sebesar 40 persen.

Ke depannya, sektor industri diharapkan mampu untuk terus tumbuh dan tercermin dari Purchasing Manager Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang kembali mengalami ekspansi ke level 51,8 pada Oktober 2022 atau meneruskan tren ekspansif 14 bulan berturut-turut.

Baca Juga: Antena Biasa Bisa Menangkap Siaran TV Digital Tanpa Set Top Box? Ternyata Ini Rahasianya

Indonesia adalah pasar kendaraan bermotor terbesar di ASEAN. Akan tetapi, Car Ratio R4 di Indonesia masih relatif rendah yaitu sebesar 99 mobil per 1.000 penduduk, menandakan industri otomotif masih berpotensi besar untuk tumbuh di masa depan,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada acara “The First Production of
Local Electrified Vehicle: From Indonesia to the World” yang diadakan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Karawang, Senin, 21 November 2022.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PT RFB Catatkan Predikat Terbaik

Sabtu, 14 Januari 2023 | 12:56 WIB
X