Tren produksi Gas di Wilayah Jabanusa Alami peningkatan

- Kamis, 17 November 2022 | 06:15 WIB
Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa Nurwahidi saat memberikan sambutan membuka Lokakarya Media di Hotel Golden Tulip Resort, Batu, Malang, Jatim. (SM/Agus Fathuddin)
Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa Nurwahidi saat memberikan sambutan membuka Lokakarya Media di Hotel Golden Tulip Resort, Batu, Malang, Jatim. (SM/Agus Fathuddin)

MALANG,suaramerdeka.com  – Kepala Perwakilan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Jawa, Bali dan Nusa Tenggara (Jabanusa) Nurwahidi mengatakan, industri hulu migas akan menghadapi tantangan terkait transisi energi.

Di mana industri ini identik dengan produksi karbon dioksida, untuk diubah menjadi energi yang lebih bersih.

“Jadi, ini bukan sebagai ancaman bagi masyarakat sebetulnya, melainkan tantangan kita bersama,” kata Nurwahidi ketika membuka Lokakarya Media di Hotel Golden Tulip Resort, Batu, Malang, Jatim, Senin (14/11/2022).

Baca Juga: Lengkap! Frekuensi Siaran TV Digital Kota Malang, Batu, Probolinggo dan Sekitarnya

Lokakarya yang diadakan oleh SKK Migas bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Jawa, Bali dan Nusa Tenggara (Jabanusa) itu diikuti perwakilan wartawan media cetak, TV, radio, dan online yang ada di provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Kegiatan bertema “Keberhasilan Industri Hulu Migas adalah Keberhasilan Kita Semua: Peran Media dalam Mendukung Keberhasilan Industri Hulu Migas untuk Meningkatkan Citra Positif di Masyarakat”.

Menurut Nurwahidi, tren produksi gas di wilayah Jabanusa mengalami peningkatan sangat signifikan yang berasal dari Lapangan JTB milik PT Pertamina EP Cepu dan Lapangan MDA-MBH milik Husky – CNOOC Madura Limited.

Baca Juga: Waspada, Ganjar Ungkap Ciri Ciri Ular Berbisa !!

“Ini sangat membantu upaya pemenuhan kebutuhan gas di Jawa Timur yang selama dua tahun kebelakang belum bisa terpenuhi,"

"Dari dua lapangan tersebut, akan ada tambahan sekitar 400 MMSCFD,” tegas Pak Nur, panggilan akrab Nurwahidi.

Nurwahidi mengatakan, lokakarya media sangat penting karena menjadi salah satu cara untuk menjalin komunikasi yang erat antara pelaku kegiatan hulu migas - SKK Migas – KKKS - dengan insan media di wilayah Jabanusa.

Baca Juga: Tak Banyak, Cek 10 Lokasi Pohon Asam Jawa di Kota Semarang Terbaru

Tidak hanya melalui kegiatan lokakarya media, pihaknya juga mendukung kegiatan/program lain seperti Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Pemasangan advertorial media, media visit ke lapangan juga berjalan dengan baik sehingga sinergitas antara SKK Migas Jabanusa - KKKS dengan media selalu terjaga.

Halaman:

Editor: Hendra Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PT RFB Catatkan Predikat Terbaik

Sabtu, 14 Januari 2023 | 12:56 WIB
X